Archive August 2019

Kerja Sama Indonesia dan Belanda untuk Revitalisasi Pendidikan Kejuruan

Kerja Sama Indonesia dan Belanda untuk Revitalisasi Pendidikan Kejuruan

Kerja Sama Indonesia dan Belanda untuk Revitalisasi Pendidikan Kejuruan

Kemendikbud — Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

dan Pemerintah Belanda melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains menandatangani tiga naskah kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan. Salah satu poin yang menjadi sasarannya adalah revitalisasi di bidang pendidikan vokasi dan kebudayaan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy berharap melalui kerja sama ini, akan membuka pintu kerja sama yang lebih luas lagi antara kedua negara di bidang pendidikan dan kebudayaan. “Saya optimis kerja sama ini akan membantu kita dalam mencapai tujuan, yaitu merevitalisasi pendidikan vokasi, terutama di bidang pertanian, maritim, pariwisata, dan industri kreatif,” kata Mendikbud dalam sambutannya di Kantor Kemendikbud, Jakarta(13/2/2017).

Kerja sama Pemerintah Indonesia dan Belanda tersebut ditandai dengan penandatanganan TA

(Technical Arrangement)/Pengaturan Teknis tentang pemetaan dan analisis kebutuhan pada sekolah menengah kejuruan negeri (SMKN) 2 Subang, Jawa Barat dan SMKN 5 Jember, Jawa Timur sebagai proyek kerja sama revitalisasi pendidikan kejuruan pertanian.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains Belanda, Jet Bussemaker juga menyampaikan pendapatnya terkait kerja sama ini. Menurutnya, ini merupakan awal yang bagus bagi mereka untuk ikut telibat dalam mengembangkan kualitas pelajar di kedua negara.

Selain bidang vokasi, terdapat juga penandatangan Memorandum of Understanding (MoU)

atau Nota Kesepahaman di bidang kebudayaan. Hal ini terjalin guna meningkatkan kolaborasi antara Indonesia-Belanda mengingat keduanya memiliki hubungan masa lalu yang panjang dan keunggulan masing-masing yang bisa saling melengkapi. Kerja sama ini adalah bentuk lanjutan dari Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani antara Republik Indonesia dan Belanda pada November 2016 lalu tentang Pendidikan dan Kejuruan.

Turut hadir dalam acara ini antara lain Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbud, Didik Suhardi; Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen), Hamid Muhammad; Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid; Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Sumarna Surapranata; Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang), Totok Suprayitno; Staf Ahli Mendikbud Bidang Inovasi dan Daya Saing Ananto Kusuma Seta; Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Revitalisasi Pendidikan Kejuruan dan Keterampilan Waras Kamdi serta pejabat terkait. (Aji Shahwin/Arif Reda)

 

Sumber :

https://www.ayoksinau.com/

Bagikan KIP, Presiden: Ini Investasi Pembangunan SDM

Bagikan KIP, Presiden: Ini Investasi Pembangunan SDM

Bagikan KIP, Presiden Ini Investasi Pembangunan SDM

Kemendikbud — Presiden Joko Widodo membagikan 1.265 Kartu Indonesia Pintar (KIP)

untuk siswa SD, SMP, dan SMA/SMK di Kota Ambon, Maluku. Ia mengatakan, bantuan pendidikan yang diberikan melalui KIP merupakan bentuk investasi pemerintah dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas.

“Saya kira investasi yang kita lakukan ini adalah investasi untuk pembangunan Sumber Daya Manusia di mana pun karena ini penting dalam rangka ke depan persaingan antarnegara, persaingan antarindividu, dan kita harus siapkan mulai dari sekarang,” ujar Presiden Jokowi.

Pembagian KIP oleh Presiden Jokowi di Kota Ambon berlangsung di SMP Negeri 2 Kota Ambon, pada Rabu, (8/2/2017). Beberapa pejabat negara yang turut menyertai Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara tersebut antara lain Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, serta Gubernur Maluku Said Assagaff.

Presiden juga mengingatkan para siswa agar dana bantuan KIP

benar-benar digunakan untuk kegiatan belajar, seperti membeli buku atau seragam. “Tidak boleh untuk membeli pulsa. Hati-hati kalau ada yang membeli pulsa, kartunya dicabut,” katanya.

Ia juga mengimbau para siswa agar dapat menabung dari dana manfaat KIP. “Uang itu bisa diambil di BNI dan BRI. Tapi ngambilnya kalau tidak perlu jangan diambil dulu, biar ditabung,” tuturnya. Mengakhiri sambutannya, Presiden Jokowi tak lupa berpesan agar para siswa belajar dengan baik, beribadah yang rajin, serta olahraga yang rutin.

Sebelumnya, Menko PMK Puan Maharani mengatakan, tahun ini KIP

akan dibagikan kepada 16,4 juta anak di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut sudah termasuk 896 ribu KIP untuk anak yatim piatu dan panti asuhan. Besarnya dana manfaat dari KIP yakni Rp450 ribu/tahun untuk siswa SD, Rp750 ribu/tahun untuk siswa SMP, dan Rp1 juta/tahun untuk siswa SMA/SMK. (Desliana Maulipaksi/ Sumber: Siaran Pers Sekretariat Presiden)
Sumber : Siaran Pers Sekretariat Presiden

 

Sumber :

https://www.dosenmatematika.co.id/

Jodoh Buat Anak, Ibu Ini Iklankan Video Setengah Bugil Putrinya

Jodoh Buat Anak, Ibu Ini Iklankan Video Setengah Bugil Putrinya

Jodoh Buat Anak, Ibu Ini Iklankan Video Setengah Bugil Putrinya

Edan, ada ibu di Beijing mengiklankan video semi bugil anak gadisnya di internet demi mencarikan seorang jodoh. Mungkin ibu ini tengah depresi, sebab anak gadisnya hingga kini belum juga menikah atau dapat jodoh.

Anak gadis yang bekelahiran tanggal 19 September 1986

atau berusia (26 tahun) tersebut adalah Gan Lulu yang merupakan seorang model dengan tinggi 162 cm, berat 48 kg, serta memiliki ukuran payudara 35D.

 

Dalam aksinya, si ibu tersebut meng-upload sebuah video

berdurasi 80 detik, yang berisi adegan anaknya sedang berjalan dari kamar mandi ke tempat tidur dengan sebuah handuk. Di sana, mereka pun melakukan tanya jawab masalah jodoh yang diinginkan anaknya.
“Saya tidak memiliki calon suami, andaikan ia cocok bagi saya, walaupun dia seorang gelandangan, itu pun tak jadi soal,” papar gadis cantik bernama Lulu asal Beijing ini.
Apakah ada yang tertarik untuk menjadi suami gadis tersebut??

Baca Juga :

PROFESIONALISME ADALAH

PROFESIONALISME ADALAH

PROFESIONALISME ADALAH

Profesionalisme berasal dari kata profesional

yang mempunyai makna yaitu berhubungan dengan profesi dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya, (KBBI, 1994). Sedangkan profesionalisme adalah tingkah laku, keahlian atau kualitas dan seseorang yang professional (Longman, 1987).

“Profesionalisme” adalah

sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya.

Dalam bekerja, setiap manusia dituntut untuk bisa memiliki profesionalismekarena didalam profesionalisme tersebut terkandung kepiawaian atau keahlian dalam mengoptimalkan ilmu pengetahuan yang telah didapat, skill atau kemampuan, waktu, tenaga, sumber daya, serta sebuah strategi pencapaian yang bisa memuaskan semua bagian atau elemen.Profesionalisme juga bisa merupakan perpaduan antara kompetensi dan karakter yang menunjukkan adanya tanggung jawab moral.

Dalam kehidupan kita sehari-hari

sikap profesionalisme sangatlah penting diterapkan, karena dengan ditanamkannya sikap tersebut pada diri kita maka, kita dapat menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab kita dengan sepenuh hati.

Karena itu sikap profesionalisme sangatlah penting ditanamkan dalam diri kita sejak dini.

Sumber : https://pengajar.co.id/

Organisasi Profesi

Organisasi Profesi

Organisasi Profesi

 Organisasi profesi merupakan organisasi

yang anggotanya adalah para praktisi yang menetapkan diri mereka sebagai profesi dan bergabung bersama untuk melaksanakan fungsi-fungsi sosial yang tidak dapat mereka laksanakan dalam kapasitas mereka sebagai individu.

Oleh karena itu organisai profesi ini didirikan dengan tujuan agar mereka bisa  bekerja secara bersama-sama.

Tujuan umum dari sebuah organisasi profesi adalah memenuhi tanggung jawabnya dengan standar profesionalismetinggi sesuai dengan bidangnya, mencapai tingkat kinerja yang tinggi, dengan orientasi kepada kepentingan publik.

Kegiatan pokok organisasi profesi adalah menetapkan serta meurmuskan standar pelayanan profesi, standar pendidikan dan pelatihan profesi serta menetapkan kebijakan profesi

Misi utama organisasi profesi adalah untuk merumuskan kode etik dan kompetensi profesi serta memperjuangkan otonomi profesi

Umumnya untuk satu profesi hanya terdapat satu organisasi profesi yang para anggotanya berasal dari satu profesi, dalam arti telah menyelesaikan pendidikan dengan dasar ilmu yang sama

 

Manfaat organisasi profesi:

Menurut Breckon (1989) manfat organisasi profesi mencakup 4 hal yaitu :

*Mengembangkan dan memajukan profesi

*Menertibkan dan memperluas ruang gerak profesi

*Menghimpun dan menyatukan pendapat warga profesi

*Memberikan kesempatan pada semua anggota untuk berkarya dan berperan aktif dalam   mengembangkan dan memajukan profesi

Ada 4 kebutuhan dasar yang harus dipenuhi dalam sebuah profesi, yaitu:

  1. Kredibilitas
  2. Profesionalisme
  3. Kualitas jasa
  4. Kepercayaan

Contoh-contoh organisasi profesi :

  1. Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
  2. Persatuan Insinyur Indonesia (PII)
  3. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)
  4. dan lain-lain.

Sumber : https://pengajar.co.id/