Archive September 2019

Proses Pemilihan Rektor Unpatti Sesuai Aturan Berlaku

Proses Pemilihan Rektor Unpatti Sesuai Aturan Berlaku

Proses Pemilihan Rektor Unpatti Sesuai Aturan Berlaku

Sekretaris Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti , Agus Hendarjo

mengatakan proses Pemilihan Rektor Universitas Pattimura Ambon sudah berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, dimana tahapan-tahapan yang dilaksanakan sudahlah benar hingga terpilih rektor baru untuk membangun Unpatti .

Agus Hendarjo yang mewakili Kemenristek Dikti, usai pelaksanaan

Pemilihan Rektor Universitas Pattimura Ambon, Kamis (11/2) di Aula Rektorat Unpatti lantai 2 menjelaskan, dengan terpilihnya Rektor baru ini, Menteri hanya mengharapkan agar bagaimana membangun perguruan tinggi, karena perguruan tinggi adalah salah satu lembaga yang merubah nasib anak bangsa.

“Jadi yang nomor satu yaitu mutu Tri Darma , dengan mutu tersebut kita

mampu mencetak sarjana-sarjana yang mampu berkompetensi di tingkat ASEAN maupun Dunia,” katanya.

Dengan terpilihnya Sapteno, menurut Hendarjo, nantinya bersama-sama Civitas Akademika akan lebih meningkatkan Unpatti kedepan

 

Sumber :

https://balikpapanstore.id/keutamaan-puasa-senin-kamis/

Pergerakan Energi Baru

Pergerakan Energi Baru

Pergerakan Energi Baru

Peurunan tajam harga minyak pada akhir 2014 lalu sangat menarik. Sementara sektor migas berusaha beradaptasi dalam ekuilibrium baru, sektor mikro diuntungkan karena biaya transportasi berbasis BBM jadi lebih murah.

Namun, kenyamana penurunan harga minyak di sektor mikro ini harus diwaspadai oleh kita sebagai Bangsa Indonesia. Karena di luar sedang terjadi pergeseran di bidang energi.

Kita semua tahu bahwa Tesla telah menciptakan arah pergeseran (trajectory) ke kendaraan listrik. Lebih tepatnya arah pergeseran dalam hal teknologi baterai. Dalam bisnis, ketika satu perusahaan besar memposisikan diri sebagai yang pertama dan menciptakan arah pergeseran, maka perusahaan lain dan para pesaing akan segera mengikuti.

Jika kita mengikuti perkembangan, saat ini kemampuan baterai mobil listrik sudah sangat jauh meningkat. Sebagai contohnya Renault Zoe, mobil listrik termurah yang dijual di Inggris dengan harga sekitar 340an juta Rupiah (dengan kisaran kurs 17.500 rupiah per pound). Itu belum termasuk insentif pemerintah untuk penggunaan mobil listrik yang bisa mengurangi harga beli sampai 100 juta. Untuk gambaran pembanding mobil listrik lain, Nissan Leaf dijual dengan harga 380 jutaan, dan Mini Copper E sekitar 480 jutaan.

Renault Zoe, dalam satu kali pengisian daya selama 7,5 jam mampu memberikan daya tempuh hingga di kisaran 290 km. Untuk pengisian daya di charging station (kalau di Indonesia disebut SPLU), dalam 30 menit bisa memberikan daya tempuh hingga 40 km. Mobil tersebut juga dilengkapi dengan portable charger jika pengguna ingin melakukan perjalanan jauh tanpa mengisi ulang di charging station.

Untuk perbandingan, biaya pengisian daya untuk charging station KwH rendah sekitar 0.006 rupiah per km, sedangkan untuk rapid charger yang KwH tinggi sekitar 0.002 rupiah per km. Bandingkan untuk Mitsubishi Mirage yang biaya per kilometernya sekitar 0.003 rupiah mengunakan pertamax. Mobil listrik masih lebih murah, dan contoh yang saya ilustrasikan di atas hanya untuk Renault Zoe, termurah namun terendah teknologinya. Mobil listrik lain ada yang sudah dilengkapi dengan regenerative breaking, teknologi yang dapat mengubah energi kinetik menjadi listrik untuk mengisi ulang daya, artinya biaya isi ulang daya yang jauh lebih murah lagi.

Di negara-negara Eropa dan Amerika, charging station sudah mudah ditemukan di banyak tempat. Kita bisa mencarinya menggunakan google maps dan mengetikkan kata charging station. Di daratan skotlandia sudah ada sekitar 179 rapid charging station, belum charging station biasa dan charging station yang gratisan. Biaya pembuatan charging station juga tidak mahal. Indonesia sendiri melalui PLN sudah membangun 870an SPLU yang tersebar di beberapa kota besar, dan direncanakan akan terus bertambah.

Mungkin ada beberapa pandangan skeptis, mobilnya menggunakan listrik, namun pembangkit listriknya menggunakan bbm, jadinya sama saja. Sayangnya pandangan tersebut sama ketika kantor pos melihat HP pertama kalinya. HP tidak berbeda dengan telepon, orang masih akan tetap membutuhkan pos.

Saat ini arah perubahan sudah terjadi. Pembangkit listrik tenaga alternatif sudah lebih efisien dan efektif. Sebagai contoh satu pembangkit listrik tenaga angin dengan kekuatan penuh dapat mengaliri listrik untuk sekitar 3000 rumah. Di Eropa kita bisa dengan mudah menemukan pembangkit listrik tersebut. Di benua Afrika, sedang dibangun proyek pembangkit listrik tenaga surya yang bernama Noor Solar Project, yang mana ketika fase 3 berakhir, diharapkan pembangkit ini dapat memenuhi kebutuhan listrik Afrika Utara. Di Cina, sedang dibangun pembangkit listrik tenaga surya lepas pantai. Bahkan Arab Saudi saat ini mulai membuat proyek pembangkit listrik tenaga nuklir untuk mengurangi ketergantungan pada bbm. Banyak sekali inisiatif menuju energi baru terbarukan, dan kita patut bangga bahwa Indonesia juga sudah ikut membangun pembangkit listrik tenaga angin.

Memang sejauh ini 3 besar konsumsi dan produksi energi dunia masih minyak-gas-batu bara. Bahkan minyak kelebihan pasokan. Namun, perlu diingat bahwa zaman batu berakhir walaupun kita kelebihan pasokan batu.

Arah pergeseran sudah dimulai, persaingan antar perusahaan akan membawa inovasi dan percepatan dalam peningkatan teknologi baterai maupun pembangkit listrik, dan rentang perkembangan teknologi saat ini meningkat secara eksponensial. Banyak negara berkomitmen dalam pengurangan emisi, dan banyak perusahaan menangkap potensi bisnis ini.

Jadi, sementara dunia membuat perubahan untuk dunia yang lebih baik dan pemerintah kita mempercepat pembangunan infrastruktur agar anak cucu kita bisa bertahan dalam gempuran perubahan, marilah kita bersinergi membuat kemajuan ke arah yang lebih baik.

Baca Juga :

Konsep Sistem Informasi Lanjut

Konsep Sistem Informasi Lanjut

Konsep Sistem Informasi Lanjut

Supply Chain Management
Supply Chain Management adalah manajemen terhadapaliran antar dan diantara tahapan supply chain untuk memaksimalkan profitabilitas keseluruhan supply chain.

Supply Chain
Supply Chain adalah sebuah rangkaian atau jaringan perusahaan-perusahaan yang bekerja secara bersama-sama untuk membuat dan menyalurkan produk atau jasa kepada konsumen akhir.
Rangkaian atau jaringan ini terbentang dari penambang bahan mentah (di bagian hulu) sampai retailer / toko (pada bagian hilir).
Dalam sebuah SC terdapat tiga aliran:
• Aliran Fisik (material/produk, pengembalian),
• Aliran Pembayaran (Uang, Invoice, Pricing, credit terms flow), dan
• Aliran Informasi (Kapasitas, Jadwal Pengiriman, Order, data Penjualan).

Tugas 1 (01 Oktober 2009) :
Menggambarkan Supply Chain Biskuit Kaleng

Supply Chain Biskuit Kaleng
Supply Chain Biskuit Kaleng ini menunjukkan sebuah rangkaian yang terdiri dari komunitas-komunitas yang bekerja sama dan mendukung dalam pembuatan biskuit kaleng dan bagaimana menyalurkan produk biskuit kaleng tersebut hingga terdistribusi sampai pada konsumen akhir.

Dalam pembuatan biskuit kaleng, supply chain yang terlibat diantaranya :
• Konsumen/Pelanggan
• Pabrik Kemasan Kaleng
• Supplier Bahan Baku Biskuit

Sumber : https://jalantikus.app/

SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE

SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE

SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE

Film CPU Maingear X-Cube ini bercerita mengenai terobosan baru dalam pembuatan CPU. CPU Maingear X-Cube ini dibuat dengan bentuk ukuran lebih kecil (mini) berbeda dari bentuk ukuran CPU pada umumnya. Bentuknya seperti balok es dengan ukuran seperempat dari ukuran CPU biasa. Pada dasarnya CPU Maingear X-Cube terdiri dari komponen-komponen yang sama, akan tetapi mempunyai kemampuan yang lebih canggih. Misalnya saja hardisk yang digunakan memilki kapasitas sampai 1 tera kemudidn di dukung oleh tempat memori yang dibagi menjadi 4 bagian dimana tiap bagiannya dapa menyimpan sebanyak 8 GB, akan tetapi pada CPU ini hanya dipakai 2 GB. Prosesor yang dipakai yaitu Intel High Stand Quantum C.

CPU ini memiliki kelebihan-kelebihan yaitu bentuk yang lebih kecil dan menarik serta unik daripada CPU biasa dengan kemampuan kerja yang lebih cepat serta produktifitas yang banyak dan CPU ini tidak mudah panas karena dilengkapi aliran udara khusus.

· Alasan Perlunya Pengembangan Sistem
Dalam pengembangan sistem kita menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada.
Perlunya pengembangan Sistem pada CPU Maingear X-Cube yang akan dibuat :
1. Untuk mengoptimalkan kerja CPU.
2. Untuk meraih kesempatan dalam memperluas penjualan CPU yang sesuai dengan perkembangan teknologi.
3. Untuk meningkatkan kembali minat para pengguna komputer terhadap CPU dibandingkan laptop yang sekarang sedang banyak diminati.

·Tahap Pengembangan Sistem
Tahapan utama siklus hidup pengembangan sistem terdiri dari :

1. Perencanaan Sistem
Perencanaan sistem menyangkut hal-hal yang dibutuhkan untuk mendukung pengembangan sistem, serta untuk mendukung operasinya setelah diterapkan.
Dalam perancangan pengembangan design sistem CPU Maingear X-Cube ini tidak jauh berbeda dengan sistem CPU yang sebelumnya karena komponen-komponen yang digunakan di dalamnya sama dengan yang terdahulu, akan tetapi komponen tersebut dibuat dengan design yang ukurannya lebih kecil dan kapasitas memori yang lebih besar. Pada intinya CPU Maingear X-Cube ini merupakan CPU mini dengan cara kerja yang lebih cepat dibandingkan CPU sebelumnya.

2. Analisis Sistem
Dalam analisis sistem kita mendefinisikan masalah sistem yang ada untuk mencapai kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan perbaikan.
Masalah yang sering timbul pada CPU yang terdahulu adalah pada kemampuan kerja yang kurang maksimal, memori yang terbatas serta design yang kurang atraktif. Sistem CPU Maingear X-Cube ini dibuat dengan kemampuan komponen yang lebih canggih agar dapat menghasilkan kinerja yang maksimal.

3. Perancangan Sistem Secara Umum
Setelah analisis sistem selesai dilakukan, maka selanjutnya akan dilakukan perancangan untuk untuk menggambarkan bagaimana bentuk sistem secara umum yang akan dibuat.
Sistem CPU Maingear X-Cube ini akan dirancang dengan design bentuk dan tampilan yang lebih atraktif, interaktif dan menarik yaitu dengan bentuk ukuran yang lebih kecil (mini) dari pada CPU pada umumnya dan warna yang menarik. Sementara itu kinerja dari CPU akan dibuat lebih cepat dan menghasikan produktifitas yang tinggi dengan memori yang besar dan CPU tidak cepat panas karena ada saluran udara khusus.

4. Evaluasi dan Seleksi
Pada tahapan ini akan dilakukan proses seleksi terhadap komponen-komponen yang dipakai untuk membangun CPU Maingear X-Cube. Selain itu juga akan di evaluasi apakah tujuan yang ingin dicapai sudah sesuai alasan dari perkembangan sistem CPU ini.

5. Perancangan Sistem Secara Rinci
Pada tahap ini akan menjelaskan secara rinci mengenai komponen-komponen apa saja yang terdapat di dalam sistem sesuai dengan yang telah dideskripsikan pada perancangan secara umum.
Design Sistem CPU Maingear X-Cube menggunakan komponen-komponen sebagai berikut :
=> Prosesor Intel High Stand Quantum C.
=> Max memori terdiri dari 4 part tiap partnya dapat menampung 8 GB, tetapi pada CPU ini hanya menggunakan 2 GB.
=> Hardisk 1 tera.

6. Implementasi
Pada tahap implementasi ini kita akan mengujicobakan sistem yang telah dibuat untuk mengetahui kinerja dari sistem tersebut.
Setelah tahap perancangan selesai dibuat maka CPU Maingear X-Cube ini dapat diujicobakan dengan langsung mengoperasikannya. Cara mengoperasikannya sama saja dengan CPU-CPU pada umumnya. Kelebihan dari CPU Maingear X-Cube ini dapat dirasakan pada saat pengguna komputer menggunakan CPU tersebut.

Sumber : https://uptodown.co.id/

Disdik Jabar Gelar Halalbihalal

Disdik Jabar Gelar Halalbihalal

Disdik Jabar Gelar Halalbihalal

Mochamad Iriawan selaku Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Barat

, memberikan sambutan sekaligus pengarahan pada acara Silaturahmi Idulfitri 1439 H Keluarga Besar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang di gelar di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Provinsi jawa Barat Jalan Dr. Rajiman No.6, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Kamis, 21 Juni 2018.

Dalam sambutannya, Mochamad Iriawan mengutarakan bahwa pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan dan tidak lepas dari tiga pilar yang saling berkaitan.

“Kita tidak terlepas dari tiga pilar, pertama pemerataan dan penguatan akses pendidikan.

Pendidikan adalah hal paling utama dalam kehidupan. Jika kita tidak memajukan pendidikan, maka Sumber Daya Manusia (SBM) kita akan menjadi SBM yang terbelakang, ini menjadi catatan atau pilar kita bagaimana masyarakat bisa maju. Hal kedua, adalah peningkatan mutu dan budaya saing mutu pendidikan, dan yang ketiga adalah penguatan tata kelola akutanbilitas dan citra sekolah,” ujar Mochamad Iriawan.

Netty Heryawan yang turut hadir dalam acara Silaturahmi Keluarga Besar

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat ini, memiliki pandangan yang sejalan dengan Mochamad Iriawan yang menyatakan bahwa pencapaian dan kebijakan pendidikan dari Gubernur terdahulu dapat dilanjutkan, sehingga dapat mewujudkan cita-cita yang sudah diimpikan pemimpin-pemimpin terdahulu.

“Solidaritas dan komitmen harus terus dibangun guna membangun dan memajukan proses pendidikan di Jawa Barat, karena inilah sejatinya yang akan terus menjadi referensi bagi peradaban bangsa kita untuk kedepannya,” ujar Netty***

 

Baca Juga :

 

 

Sosialisasi Masif, PPDB SMKN 1 Ciamis Kondusif

Sosialisasi Masif, PPDB SMKN 1 Ciamis Kondusif

Sosialisasi Masif, PPDB SMKN 1 Ciamis Kondusif

Kepala SMKN 1 Kabupaten Ciamis, Hj. Ika Karniati Sardi mengaku proses

penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA/SMK di Jawa Barat tahun 2018/2019 lebih nyaman. Khususnya dari sisi proses pelaksanaan, sehingga prosesnya berjalan kondusif.

“Alhamdulilaah sistem PPDB tahun ini lebih kondusif. Menurut kami keberhasilan ini selain dari sistem yang sudah semakin baik dari tahun-tahun sebelumnya juga karena sosialisasi yang masif,” kata Ika saat ditemui di kantornya, Jalan Jendral Sudirman Ciamis, Jumat 6 Juli 2018.

Dikatakan sosialisasi PPDB di sekolahnya sudah dilakukan  jauh-jauh hari.

Setelah seluruh guru diberi pemahaman tentang aturan dan proses PPDB, pihaknya langsung menyosialisasikan ke sejumlah pihak terkait, seperti ke SMP.

“Di kami semua guru harus paham aturan PPDB. Sehingga kalau masyarakat menanyakan PPDB SMKN 1 bisa langsung menjelaskan. Tidak melemlarkan ke panitia PPDB. Ini bentuk pelayanan kita kepada masyarakat,\” katanya.
Blusukan
Sementara itu, Ketua PPDB SMKN 1 Ciamis, Rusdiharto menambahkan pihaknya blusukan ke SMP-SMP untuk melakukan sosialisasi. Ada sekitar 100 lebih SMP/MTs dan sederajat yang ia dan tim datangi.

“Kami ingin PPDB ini berlangsung kondusif.

Semua masyarakat pahami akan PPDB ini, untuk meminimalisasi kesalahan dan penyimpangan. Makanya kami juga mendatangi SMP untuk sosialisasi,” ujarnya.

Alhasil, kata Rusdi PPDB di sekolahnya aman dna kondusif. Selain itu, proses PPDB di sekolahnya juga dibuat seefektif mungkin.

“Sebelum mendaftar kami melakukan dl sosialisasi dan penjelasan kepada siswa dan orangtuanya. Setelah itu, baru proses pendaftaran,” ujar Rusdi yang menerjunkan tim PPDB sebanyak 36 orang.

 

Sumber :

http://bit.do/dosenpendidikan

25.650 Guru Lolos Seleksi Akademik Peserta PPG dalam Jabatan

25.650 Guru Lolos Seleksi Akademik Peserta PPG dalam Jabatan

25.650 Guru Lolos Seleksi Akademik Peserta PPG dalam Jabatan

Sebanyak 25.650 dari 63.050 guru di Jawa Barat dinyatakan memenuhi syarat

sebagai peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan, melalui seleksi akademik dan administrasi tahun 2018. Tahun ini, jumlah sasaran PPG Dalam Jabatan sebanyak 20.000 orang.

Kepala Bidang Guru Dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Jawa Barat, Asep Suhanggan menyampaikan, dengan diselenggarakan PPG Dalam Jabatan ini, tingkat kompetensi guru dalam tugas pendidik akan meningkat. Ia ditemui di Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jl. Dr. Rajiman No.6, Pasir Kaliki, Cicendo, Kota Bandung, awal pekan kemarin.

“Dalam hal ini Dinas Pendidikan Jawa Barat melalui GTK melaksanakan seleksi bagi guru dalam jabatan untuk mengikuti PPG khususnya dalam jabatan,” himbaunya.

Asep mengungkapkan bahwa di tahun ini terdapat 133 tempat uji kompetensi pada 177

sekolah yang menyelenggarakan PPG dalam Jabatan. Sekolah yang dipakai meliputi jenjang Dikmen SMA, SMK dan Dikdas SMP.

Adapun prioritas yang ditetapkan berdasarkan kriteria pada PPG dalam Jabatan tahun ini, diantaranya guru dengan usia diatas 50 tahun per tanggal 31 Desember 2017; guru mengajar di daerah khusus atau daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T); guru Pendidikan Luar Biasa (Kode 800); guru produkif di SMK; dan guru lainnya berdasarkan ranking skor hasil seleksi akademik.

Selain kriteria di atas PPG dalam Jabatan pun mempertimbangkan beberapa hal,

diantaranya perguruan tinggi dengan Program Studi PPG dan bidang studinya yang ditetapkan oleh Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi; jumlah rombongan belajar per bidang studi pada perguruan tinggi penyelenggaran PPG Dalam Jabatan; dan jumlah mahasiswa per rombongan belajar maksimal 30 orang.

Pengumuman penetapan calon peserta PPG Dalam Jabatan dan penempatan ke perguruan tinggi dilakukan dalam dua tahap. Tahap 1 telah dilaksanakan pada 18 Mei 2018 dan tahap 2 akan dilaksanakan pada 25 Juni 2018. Guru yang sudah ditetapkan sebagai mahasiswa PPG Dalam Jabatan tahap 1 menunggu informasi lebih lanjut dari perguruan tinggi penyelenggara terkait cara dan jadwal pelaksanaan daring. Pemberitahuan dari perguruan tinggi dijadwalkan tanggal 31 Mei – 8 Juni 2018.***

 

Sumber :

https://cloudsoftwareprogram.org/sejarah-peradaban-yunani-kuno/