Archive March 2020

PENGERTIAN CINTA KASIH

PENGERTIAN CINTA KASIH

PENGERTIAN CINTA KASIH

PENGERTIAN CINTA KASIH

PENGERTIAN CINTA KASIH

Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S. Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta, Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Walaupun cinta kasih mengandung arti hampir bersamaan, namun terdapat perbedaan juga antara keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih keluamya; dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata.
Cinta memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukan keluarga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab. Demikian pula cinta adalah pengikat yang kokoh antara manusia dengan Tuhannya sehingga manusia menyembah Tuhan dengan ikhlas, mengikuti perintah-Nya, dan berpegang teguh pada syariat-Nya.
Dalam bukunya seni mencinta, Erich Fromm menyebutkan, bahwa cinta itu terutama memberi, bukan menerima. Dan memberi merupakan ungkapan yang paling tinggi dari kemampuan. Yang paling penting dalam memberi ialah hal-hal yang sifatnya manusiawi, bukan materi. Cinta selalu menyatakan unsur-unsur dasar tertentu, yaitu pengasuhan, tanggung jawab, pernatian dan pengenalan. Pada pengasuhan contoh yang paling menonjol adalah cinta seorang ibu pada anaknya: bagaimana seorang ibu dengan rasa cinta kasihnya mangasuh anaknya dengan sepenuh hati. Sedang dengan tanggungjawab dalam arti benar adalah sesuatu tindakan yang sama sekali suka rela yang dalam kasus hubungan ibu dan anak bayinya menunjukkan penyelenggaraan atas hubungan fisiko Unsur yang ketiga adalah perhatian yang berarti memperhatikan bahwa pribadi lain itu hendaknya berkembang dan membuka diri sebagaimana adanya. Yang ke empat adalah pengenalan yang merupakan keinginan untuk mengetahui rahasia manusia. Dengan ke empat unsur tersebut, yaitu pengasuhan, tanggung jawab, perhatian dan pengenalan, suatu cinta dapat dibina secara lebih baik.
Pengertian tentang cinta dikemukanaknjuga oleh Dr Sarlito W. Sarwono. Dikatakannya bahwa cinta memilikki tiga unsur yaitu keterikatan, keintiman, dan kemesraan. Yang dimaksud dengan keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia. Kalau janji dengan dia hams ditepati, ada uang sedikit beli oleh-oleh untuk dia. Unsur yang kedua adalah keintiman, yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi. Panggilan-panggilanformal seperti bapak, Ibu, saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan:sayang dan sebagainya. Makan minum dari satu piring-cangkir tanpa rasa risi, pinjam meminjam baju, saling memakai uang tanpa rasa berhutang, tidak saling menyimpan rahasia dan lain-Iainnya. Unsur yang ketiga adalah kemesraan, yaitu adanya rasa ingin mcmbelai atau dibelai, rasa kangen kalau jauh atau lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mcngungkapkan rasa sayang, dan seterusnya .

Sumber : https://apartemenjogja.id/

DxOMark Kasih Nilai 112 Poin untuk Kamera Pixel 4

DxOMark Kasih Nilai 112 Poin untuk Kamera Pixel 4

DxOMark Kasih Nilai 112 Poin untuk Kamera Pixel 4

 

DxOMark Kasih Nilai 112 Poin untuk Kamera Pixel 4

DxOMark Kasih Nilai 112 Poin untuk Kamera Pixel 4

DxOMark baru saja menyelesaikan ulasan kamera dari smartphone terbaru. Ya! Kali ini yang diulas adalah Pixel 4.

Tidak hanya berbicara panjang lebar mengenai kamera Pixel 4 saat diujicoba untuk memotret, tetapi DxOMark juga memberikan ulasan mengenai kamera tersebut ketika dipakai untuk mengambil video.

Seperti yang diharapkan, kinerja kamera Pixel 4 secara keseluruhan sangat baik. DxOMark mengatakan bahwa ponxel pintar milik Google ini memiliki pengukuran pencahayaan yang akurat dalam cahaya terang, detailnya bagus di dalam dan juga luar ruangan. Selain itu, eksposur dalam kondisi cahaya low-light juga cukup bagus.

Nah! DxOMark juga terkesan dengan kinerja kamera telefoto pada siang hari dan saat mengambil gambar diam di

dalam ruangan. Selain itu, rekaman video juga berjalan mulus berkat frame rate adaptif dan stabilisasi yang terbilang optimal. Penasaran? Kalian bisa melihat demo singkat di bawah ini.

Namun ada beberapa kelemahan yang ditemukan oleh DxOMark. Saat review ditemukan beberapa artefak dalam video panning, bayangan warna di semua skenario, hilangnya detail dalam zoom jarak pendek dan beberapa artefak di beberapa foto seperti efek Moire dan beberapa “ringing” di sepanjang tepinya.

Dibandingkan dengan pesaingnya langsung, Pixel 4 mendapatkan skor keseluruhan sebesar 112 poin. Digali lebih dalam, nilai kamera Pixel 4 ketika digunakan untuk memotret mencapai skor 117 poin, sementara ketika digunakan untuk mengambil video, skornya hanya mencapai 101 poin.

Ya! Punya nilai sebesar 112 poin, DxOMark menempatkan Pixel 4 di posisi ke-8 bersama dengan Huawei Mate 20

Pro. Bahkan, smartphone buatan Google ini berada di bawah OnePlus 7 Pro, Honor 20 Pro dan Samsung Galaxy S10+. Jadi, apakah kalian tetap tertarik untuk meminang Pixel 4?

Baca Juga:

 

 

Huawei Mate Xs akan Dirilis Maret 2020 dan Pakai SoC Kirin 990 5G

Huawei Mate Xs akan Dirilis Maret 2020 dan Pakai SoC Kirin 990 5G

Huawei Mate Xs akan Dirilis Maret 2020 dan Pakai SoC Kirin 990 5G

 

Huawei Mate Xs akan Dirilis Maret 2020 dan Pakai SoC Kirin 990 5G

Huawei Mate Xs akan Dirilis Maret 2020 dan Pakai SoC Kirin 990 5G

Pada tanggal 23 Oktober 2019, Huawei baru saja menggelar acara di Shenzhen, Cina. Ya! Huawei dalam acara

tersebut mengumumkan penjualan Mate 30 5G dan Mate 30 Pro 5G untuk pasar Cina. Bersamaan dengan itu, Huawei juga mengumumkan tanggal penjualan Mate X.

Ya! Diinformasikan oleh Huawei bahwa Mate X akan mulai dijual di Cina pada tanggal 15 November 2019 mendatang. Bag kalian yang penasaran dengan harganya, smartphone layar lipat milik Huawei ini dibanderol seharga 16.999 Yuan atau sekitar Rp33,9 juta jika dikonversi dengan nilai mata uang saat ini.

Namun, ada satu hal yang menarik. Selain mengumumkan tanggal penjualan Mate X, Huawei juga mengumbar

informasi mengenai seri penerus dari Mate X yang akan datang pada tahun 2020 mendatang. Adalah Mate Xs yang diperkirakan akan diperkenalkan pada bulan Maret 2019.

Dari segi desain, Mate Xs tampaknya identik dengan Mate X. Namun di bagian dalam, smartphone layar lipat ini akan ditenagai chipset Kirin 990 5G yang lebih baru dan lebih kuat. Kirin 990 5G sendiri dibangun melalu proses fabrikasi 7 nanometer+ (7 nm+) EUV dan dilengkapi dengan modem 5G terintegrasi.

Selain itu, chipset terbaru dari Huawei ini juga menawarkan NPU yang lebih kuat serta overclock inti dari Cortex A-76 dan A-55. Sayangnya, hanya sektor chipset yang diumbar oleh Huawei terkait dengan Mate Xs. Dukungan lainnya, seperti layar, kamera dan baterai masih dirahasiakan.

Huawei Mate X sendiri punya layar berukuran 6,6 inci ketika perangkat ini dalam kondisi terlipat. Saat dibuka,

layarnya berukuran 8,0 inci. Datang sebagai perangkat unggulan, panel yang layar digunakan adalah OLED dan smartphone ini juga sudah dibekali empat buah kamera serta dukungan baterai berkapasitas 4.500 mAh.

Belum ada informasi yang lebih detail, setelah dipasarkan di Cina, Huawei akan memboyong Mate X ke negara mana saja. Ya! Diharapkan smartphone layar lipat ini bisa tersedia di banyak negara, termasuk di Indonesia. Jadi, kita tunggu saja kehadiran Mate X di Tanah Air.

Sumber:

https://www.emailmeform.com/builder/form/20tX06ZxTbI6

Teaser vivo S5 Sudah Nongol di Internet, Dirilis November 2019?

Teaser vivo S5 Sudah Nongol di Internet, Dirilis November 2019

Teaser vivo S5 Sudah Nongol di Internet, Dirilis November 2019?

 

Teaser vivo S5 Sudah Nongol di Internet, Dirilis November 2019

Teaser vivo S5 Sudah Nongol di Internet, Dirilis November 2019

vivo dikabarkan sedang menggarap smartphone baru yang masuk ke dalam lini keluarga S Series. Ya! Smartphone

tersebut adalah vivo S5. Nah! Bagi kalian yang penasaran mengenai smartphone tersebut, vivo baru saja menggoda kedatangan vivo S5 dengan merilis teaser dalam bentuk video dan poster.

Dari teaser tersebut terungkap bahwa ponsel pintar seri S selanjutnya dari vivo ini akan menjadi perangkat pertama

 

yang datang dengan sistem pengaturan empat kamera diamond-shaped. Tidak hanya itu, sama seperti vivo S1 dan S1 Pro, S5 juga akan tiba dalam berbagai pilihan warna yang menarik.

Datang dengan pengaturan empat kamera diamond-shaped dan punya beragam pilihan warna yang menarik, vivo masih menargetkan pengguna vivo S5 adalah para millenials alias anak muda yang dinamis. Ya! Hal ini juga bisa kita lihat dari vivo S1 yang muncul pada pertengahan bulan Juli 2019 lalu.

Belum lama ini, brand ambassador lini vivo S di Cina, Cai Xukun terlihat memegang smartphone S Series yang akan datang dalam video promo untuk majalah mode. Pada bagian belakang perangkat punya warna merah muda di sisi tepi kiri dan kanan, sementara di bagan tengah terlihat kebiru-biruan.

Dari video tersebut, perangkat yang diduga kuat sebagai vivo S5 juga memiliki jack audio 3.5mm yang ditempatkan di sisi bagian atas. Selain itu, bisa kita lihat bahwa perangkat tersebut juga punya pengaturan empat kamera diamond-shaped di bagian belakang. Tampaknya, ponsel pintar ini dilengkapi dengan pemindai sidik jari di dalam layar.

Sayangnya, hingga saat ini vivo masih menutup rapat mengenai spesifikasi yang dijebloskan ke dalam bodi

 

smartphone barunya itu. Tak sedikit yang memperkirakan, smartphone ini akan ditempatkan oleh vivo sebagai perangkat kelas menengah alias mid-range.

Lantas, kapan smartphone ini akan dirilis secara resmi oleh vivo? Mungkin, pabrikan smartphone asal Cina ini akan meluncurkan vivo S5 pada bulan November tahun ini. Ya! Semoga saja sebelum smartphone ini dirilis resmi, spesifikasinya akan terungkap melalui sertifikasi TENAA dalam beberapa hari mendatang. Jadi, kita tunggu saja!

Sumber:

https://pitchengine.com/danuaji/2020/03/08/avira-antivirus-security/002518186563079410918

MANAJEMEN WAKTU

MANAJEMEN WAKTU

MANAJEMEN WAKTU

Suatu hari, seorang ahli Manajemen Waktu berbicara di depan sekelompok mahasiswa bisnis, dan ia memakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudah dilupakan para siswanya.

Dia mengeluarkan toples berukuran satu galon yang bermulut cukup lebar, dan meletakkannya di atas meja. Lalu ia juga mengeluarkan sekira selusin batu berukuran segenggam tangan, dan meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu ke dalam toples..

Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak ada batu lagi yang muat untuk masuk ke dalamnya, dia bertanya, “Apakah toples ini sudah penuh?” Semua siswanya serentak menjawab, “Sudah”.

Kemudian dia berkata, “Benarkah?”

Dia lalu meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil. Lalu dia memasukkan kerikil-kerikil itu ke dalam toples sambil sedikit mengguncang- guncangkannya, sehingga kerikil itu mendapat tempat diantara celah-celah batu-batu itu.

Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi, “Apakah toples ini sudah penuh?”
Kali ini para siswanya hanya tertegun, “Mungkin belum”, salah satu dari siswanya menjawab.

“Bagus!”, jawabnya.
Kembali dia meraih ke bawah meja dan mengeluarkan sekeranjang pasir. Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples, dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi ruang-ruang kosong diantara kerikil dan bebatuan. Sekali lagi dia bertanya, “Apakah toples ini sudah penuh?” “Belum!” serentak para siswanya menjawab.
Sekali lagi dia berkata, “Bagus!”

Lalu ia mengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam toples, sampai toples itu terisi penuh hingga ke ujung atas.

Lalu si ahli Manajemen Waktu ini memandang kepada para siswanya dan bertanya “Apakah maksud dari ilustrasi ini?”
Seorang siswanya yang antusias langsung menjawab, “Maksudnya, betapa pun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha, kamu masih dapat menyisipkan jadwal lain ke dalamnya”
“Bukan”, jawab si ahli, “Bukan itu maksudnya.”

Sebenarnya ilustrasi ini mengajarkan kita bahwa: “Kalau kamu tidak meletakkan batu besar itu sebagai yg pertama, kamu tidak akan pernah bisa memasukkannya ke dalam toples sama sekali.”

Apakah batu-batu besar dalam hidupmu?
Mungkin anak-anakmu, suami/istrimu, orang-orang yang kamu sayangi,
persahabatanmu, kesehatanmu, mimpi-mimpimu.
Hal-hal yg kamu anggap paling berharga dalam hidupmu.

Ingatlah untuk selalu meletakkan batu-batu besar tersebut sebagai yg pertama atau kamu tidak akan pernah punya waktu untuk memperhatikannya.

Jika kamu mendahulukan hal-hal kecil (kerikil dan pasir) dalam waktumu maka kamu hanya memenuhi hidupmu dengan hal-hal kecil, kamu tidak akan punya waktu berharga yg kamu butuhkan untuk melakukan hal-hal besar dan penting (batu-batu besar) dalam hidup.

Baca Juga :

Bos Jangan Tahu …

Bos Jangan Tahu ...

Bos Jangan Tahu …

Bos Jangan Tahu ...

Bos Jangan Tahu …

Ari sedang bingung. Sebenarnya bukan dia yang seharusnya bingung, tapi Reina. Masalahnya, Ari ikut-ikutan bingung karena dia juga terlibat. Reina sudah sering datang terlambat di kantor. Bukan itu saja. Dia juga sering pulang lebih awal kalau atasan mereka sedang tidak di kantor. Seperti bermain kucing-kucingan deh. Kalau atasan pergi, Reina pulang lebih cepat. Malah, kadang-kadang pada jam makan siang, Reina bisa keluar makan hingga dua jam lamanya. Tapi kalau atasan ada di kantor, Reina tampaknya rajin bekerja.

Ari dan teman-teman lainnya sebenarnya tidak senang dengan sikap Reina. Mereka sendiri tidak pernah berbuat demikian. Bahkan ada yang sudah bekerja enam tahun lamanya, tapi tidak pernah berbuat seperti Reina. Sulitnya, setiap kali Reina akan terlambat, dia minta tolong teman-temannya agar mewakilinya mengisi buku absensi. Demikian pula ketika dia pulang lebih awal, dia titip absensi. Selain itu, dia selalu bilang:”Jangan bilang-bilang Bos ya?”

Ari dan teman-temannya merasa sungkan dan tidak enak sehingga mereka terpaksa diam saja dan tidak melapor ke atasan. Tapi sebenarnya dalam hati kecilnya mereka merasa bersalah dan takut ketahuan atasan juga.

Hari ini, tanpa disangka-sangka, atasan mereka datang ke kantor setelah makan siang. Reina belum kembali dari istirahat makan siang.
Ketika atasan menanyakan Reina kemana, Ari mengatakan Reina sedang makan siang. Tapi setelah hampir pukul dua Reina belum kembali, atasannya bertanya lagi. Ari bingung. Terpaksa dia menjawab bahwa dia tidak tahu kemana Reina pergi. Ternyata Reina kembali ke kantor pukul dua lebih. Atasan langsung menanyakan Reina dari mana. Sambil terbata-bata Reina mengatakan tadi dia makan siang. Tapi ketika ditanya mengapa sampai demikian lama, dia tidak bisa menjawab.

Merasa ada sesuatu yang tidak wajar, atasan mereka langsung bertanya kepada bagian keamanan yang berjaga di depan kantor. Bagian keamanan mengatakan apa adanya dengan jujur. Dari mereka, akhirnya ketahuan bahwa Reina selalu pergi makan siang hingga dua jam lebih. Dia juga sering datang terlambat dan pulang lebih awal.

Tentu saja atasan marah sekali. Selama ini beliau tidak pernah marah karena memang bukan termasuk orang yang emosional. Tapi dalam kasus ini, mau tak mau beliau marah. Reina dipanggil dan diajak bicara mengenai hal itu. Beliau bertanya mengapa Reina berbuat semacam itu. “Apakah karena tidak suka bekerja di sana? Atau apa?” Dengan perasaan bersalah, Reina meminta maaf dan mengaku sebenarnya dia suka bekerja di perusahaan itu. Hanya saja dia memang sering terlambat bangun pagi. Kemudian rumahnya jauh, sehingga kalau dia bisa pulang lebih awal, maka dia tidak perlu bermacet-macet di jalan.

Adapun dia perlu waktu agak lama untuk makan siang karena dia selalu makan siang bersama pacarnya. Tempat makannyapun selalu berpindah-pindah dan agak jauh dari kantor, sehingga dia terlambat tiba di kantor.

Atasannya sangat menyayangkan hal itu. Beliau berpendapat, kalau dari awal sudah tidak suka bekerja di sana, apalagi nanti. Kalau sejak awal bekerja, Reina sudah tidak jujur, bagaimana beliau bisa percaya lagi? Apalagi Reina masih dalam masa percobaan. Belum tiga bulan bekerja. Akhirnya, terpaksa Reina diminta mengundurkan diri.

Sumber : https://andyouandi.net/

Manajemen Upah dalam Perspektif

Manajemen Upah dalam Perspektif

Manajemen Upah dalam Perspektif

Manajemen Upah dalam Perspektif

Manajemen Upah dalam Perspektif

Islam adalah Dien yang diturunkan oleh Allah untuk mengatur seluruh sendi kehidupan manusia, tidak hanya dalam hal ibadah secara vertikal namun juga hubungan antar manusia dan lingkungan secara horizontal yang dapat juga bernilai ibadah. Karena seluruh kegiatan manusia memiliki tuntunan dalam Islam, maka demikian pula halnya saat seseorang/lembaga ingin mempekerjakan orang lain pun sudah diatur dalam Islam tentang tatacara pengupahan dalam hubungan kerja tersebut.
Karena bekerja adalah bagian dari ibadah, maka pekerja diajarkan untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan ihsan dan itqan. Sebaik yang dia bisa lakukan dan berupaya untuk dapat memberikan hasil yang terbaik pula. Dengan konsep ihsan, yang di dalamnya ada muraqabah (rasa senantiasa diawasi oleh Allah SWT) maka tidak akan ada lagi penyalahgunaan sumber daya maupun waktu yang akan dilakukan oleh pekerja meskipun pengawasan dari pemberi kerja tidak dilakukan dengan ketat. Dengan konsep ihsan dan itqan ini pula maka pekerja akan memberikan komitmen atas pekerjaan yang harus dia selesaikan, senantiasa memberikan dedikasi terbaik dan tulus dalam menjalankan pekerjaannya.
Setelah memberikan pedoman bagi para pekerja, Islam juga mengarahkan bagaimana pemberi kerja bisa berlaku baik kepada para pekerja yang berada dalam lingkungan mereka. Sistem pengupahan yang diberlakukan harus menjunjung tinggi prinsip Keadilan, serta Persamaan Hak Dasar dari setiap pekerja. Upah juga harus segera dibayarkan setelah pekerjaan selesai dilakukan dan tidak boleh ditunda-tunda tanpa alasan yang dibenarkan dalam syariat.
Sistem pengupahan juga tidak bisa hanya dibuat berdasarkan hubungan Supplydan Demand atas kebutuhan pekerja, namun wajib tetap memenuhi kebutuhan dasar manusia seperti panganpakaiantempat tinggal dan transportasi. Selain kebutuhan dasar ini pemberi kerja juga perlu untuk memperhitungkan berbagai macam insentif atau tunjangan yang dapat dibayarkan kepada pekerja.
Islam juga mengatur bahwa pekerjaan dinegosiasikan sebelum dimulai pekerjaan sehingga jelas hak dan kewajiban pemberi kerja serta pekerja. Dengan pedoman-pedoman tersebut diharapkan hubungan industri pekerja-pemberi kerja dapat meningkatkan ukhuwwah Islamiyah.
diringkas dari : “Compensation Management from Islamic Perspective”, Mohammad Rahim Uddin

5 Alasan Xiaomi Redmi 6 Layak Dibeli

5 Alasan Xiaomi Redmi 6 Layak Dibeli

5 Alasan Xiaomi Redmi 6 Layak Dibeli

 

5 Alasan Xiaomi Redmi 6 Layak Dibeli

5 Alasan Xiaomi Redmi 6 Layak Dibeli

Seakan tak puas dengan sederet

smartphone yang telah ditelurkan di tahun ini, Xiaomi belum lama ini kembali merilis smartphone Redmi Series terbarunya, yakni Redmi 6. Hadir sebagai seri lanjutan Redmi 5, smartphone ini mengusung sejumlah peningkatan baik dari sisi hardware maupun software.

Mekipun smartphone ini ditempatkan ke dalam segmen entry-level, bukan berarti Redmi 6 bebas melenggang sendirian. Ada banyak merek smartphone lawas yang sudah lebih dulu muncul, seperti Vivo V5 Plus yang siap bertarung dengannya. Pertanyaannya, apakah Redmi 6 layak untuk kalian beli?

Berikut lima alasan yang bisa kami berikan untuk kalian saat membeli Xiaomi Redmi 6:
Jeroan masih bersaing

Produsen smartphone asal Cina semakin pintar untuk menguasai pasar di banyak negara, tak terkecuali Xiaomi. Tak hanya besar di rumahnya sendiri, Xiaomi juga secara perlahan-lahan semakin punya pamor di India dan Indonesia.

Seperti yang kita ketahui, Xiaomi di pasar India berhasil menjadi nomor satu dan mampu mengalahkan Samsung. Di Indonesia, beberapa perangkatnya juga sudah semakin dikenal dan tak sedikit orang yang berburu smartphone Xiaomi jika mereka meluncurkan produk.

Xiaomi juga dikenal sebagai salah satu produsen yang tak main-main dalam meracik smartphone buatannya. Hal itulah yang terus dijaga oleh perusahaan yang kini masih dipimpin oleh Lei Jun, yakni memuat hardware yang mampu menarik perhatian banyak pecinta gadget.

Begitu pun dengan Redmi 6. Meskipun dimasukkan ke dalam smartphone entry-level, smartphone ini punya spesifikasi hardware kelas menengah yang mumpuni. Untuk otaknya, Xiaomi mempercayakan MediaTek Helio P22 yang memiliki performa mirip dengan Snapdragon 625.

Snapdragon 625 yang merupakan chipset buatan Qualcomm hingga saat ini masih jadi favorit untuk ditanam ke dalam smartphone kelas menengah. Tak hanya Xiaomi, produsen smartphone lainnya yang juga getol untuk mengadopsi chipset ini adalah Vivo, Lenovo, Hauwei, dan ASUS.

Chipset yang terpasang di dalam tubuh Redmi 6 juga ditemani RAM sebesar 3 GB/4 GB serta storage berkapasitas 32 GB/64 GB. Tak ketinggalan, smartphone ini juga memiliki catu dengan kapasitas mencapai 3.000 mAh.
Dual-camera belakang

Nilai jual Redmi 6 yang tak bisa

dianggap sepele adalah dukungan dual-camera yang disematkan. Bukan sekadar gimick semata, Xiaomi membenamkan dual-camera belakang dengan konfigurasi 12 MP + 5 MP yang sudah dilengkapi dengan bukaan f/2.2.

Seperti kebanyakan smartphone Xiaomi yang muncul beberapa bulan belakangan ini, dual-camera Redmi 6 juga disokong dengan teknologi artificial intelligence alias AI. Berkat teknologi tersebut, smartphone entry-level ini masih mampu untuk menciptakan foto bokeh yang ciamik.

Sedangkan pada bagian depannya, Xiaomi membekali Redmi 6 dengan lensa yang memiliki resolusi 5 MP. Meskipun belum ada peningkatan, namun kamera depannya sudah lebih dari cukup untuk aktivitas selfie atau video call.
Layar fullview

Tak mau kalah dengan kompetitornya, seperti Vivo dan OPPO, Xiaomi juga meramu Redmi 6 dengan layar kekinian. Dikemas dengan bentang layar berukuran 5,45 inci, aspek rasio smartphone ini sudah 18:9. Sayangnya, Xiaomi hanya membenamkan resolusi HD+.

Pada bagian depan tak ada lagi tombol navigasi dan tombol fisik Home. Sensor pemindai sidik jari pun diletakkan di bagian belakang perangkat. Dengan begitu, layar Redmi 6 benar-benar terlihat full screen meskipun bezel atas dan bawah masih tebal.
OS kekinian

Jika biasanya smartphone

entry-level tertinggal dalam soal sistem operasi, tidak demikian dengan Redmi 6. Ya! Smartphone ini sudah berjalan dengan MIUI 9 berbasis Android 8.1 alias Oreo. Xiaomi juga menjanjikan, samrtphone ini akan terus menerima update hingga versi ke MIUI 10.

Tentu saja dengan dukungan OS kekinian, Redmi 6 juga akan dibekali dengan beragam fitur menarik yang bisa dimanfaatkan oleh pengguna. Selain itu, optimasi Android Oreo jauh lebih baik sehingga dapat menghemat penggunaan daya baterai serta meningkatkan kecepatan dalam pemrosesan.
Ramah kantong

Terakhir, salah satu alasan mengapa kalian harus membeli smartphone ini adalah karena harga. Ya! Xiaomi menjual Redmi 6 dengan harga yang bisa dikatakan “ramah di kantong”. Redmi 6 dengan RAM 3 GB + ROM 32 GB dijual seharga Rp1,7 juta.

Baca juga :

 

 

4 Smartphone Spesial untuk Gamer Sejati

4 Smartphone Spesial untuk Gamer Sejati

4 Smartphone Spesial untuk Gamer Sejati

 

4 Smartphone Spesial untuk Gamer Sejati

4 Smartphone Spesial untuk Gamer Sejati

Bermain game di era modern saat ini, kalian tak hanya terpaku pada PC desktop ataupun laptop. Menikmati hiburan digital tersebut juga bisa dilakukan via perangkat portabel, salah satunya yang sedang naik daun saat ini melalui smartphone.

Sejalan dengan itu, para pengembang game mobile juga sudah berlomba-lomba untuk menciptakan game yang lebih nyaman untuk dimainkan lewat smartphone. Sebut saja, saat ini yang sedang populer dimainkan oleh banyak orang adalah Mobile Legends, AoV, dan ada juga PUBG Mobile.

Namun untuk memainkan game mobile yang mulai marak, kalian juga harus bisa memilih smartphone yang tepat. Tak hanya performa, tetapi juga harus memperhitungkan kekuatan grafis yang tertanam di dalam smartphone tersebut.

Lantas, sulitkah memilih smartphone untuk bermain game dengan tepat? Jawabannya, antara iya dan tidak. Jika kalian masih bingung, berikut ini 4 smartphone yang memang diciptakan khusus untuk bermain game yang bisa kalian pilih.
Razer Phone

Tentu saja nama Razer di mata para gamer tidak asaing lagi. Mereka adalah perusahaan teknologi yang memang fokus untuk mengembangkan perangkat untuk bermain game. Tak hanya PC desktop dan laptop, mereka juga menyediakan beragam aksesoris untuk menunjang para gamer.

Nah! Pada akahir tahun 2017 lalu, Razer membuat kejutan dengan menghadirkan Razer Phone. Inilah smartphone gaming pertama yang diciptakan oleh Razer, sekaligus smartphone gaming pertama yang lahir di dunia. Kehadirannya mendapat sambutan positif dari para penyuka game mobile.

Razer Phone mengusung sejumlah spesifikasi khusus gaming, seperti layar IGZO Quad HD yang sudah mendukung refresh rate hingga 120 Hz. Tak hanya itu, Razer juga mengemas Razer Phone dengan membenamkan chipset yang bertenaga saat itu, apalagi kalau bukan Snapdragon 835.

Chipset yang dibenamkan juga dipasangkan dengan RAM berukuran jumbo, yakni 8 GB serta storage berkapasitas 64 GB. Tak ketinggalan, untuk memanjakan para penyuka game mobile, Razer Phone juga dibekali dengan baterai berkapasitas 4.000 mAh.

Tak hanya sampai disitu, Razer juga memikirkan

soal dukungan audionya. Untuk itulah, smartphone ini datang dengan sertifikasi Dolby Atmos dan THX yang diklaim mampu menghasilkan suara lebih menggelegar, plus smartphone ini juga disokong dengan dual-speaker stereo.

Harga: US$ 699 (Rp10 juta)
Xiaomi Black Shark

Seakan terpancing dengan keberhasilan Razer yang menelurkan Razer Phone, Xiaomi pun tak mau kalah. Ya! Smartphone gaming pertama yang diperkanalkan oleh Xiaomi adalah Black Shark. Smartphone ini diperkenalkan pada bulan April 2018.

Memiliki nama Black Shark, smartphone ini memang terdengar macho dan elegan. Lantas, apakah spesifikasi yang ditanam juga terdengar menarik? Sebagai smartphone yang fokus untuk bermain game, Xiaomi tentu memikirkan performanya. Cukup pantas jika smartphone ini dipacu Snapdragon 845.

Tak disokong dengan chipset unggulan milik Qualcomm, Xiaomi juga membenamkan opsi RAM sebesar 6 GB dan 8 GB yang dipadukan dengan storage berkapasitas 64 GB dan 128 GB. Untuk urusan grafisnya, ada Adreno 630 yang dipadukan dengan chip pengolah gambar terbaru racikan Xiaomi.

Untuk layarnya, smartphone ini datang dengan bentang layar 5,9 inci dan memiliki aspek rasio 18:9. Desain smartphone ini melengkung dan sangat compact. Jadi meskipun terbilang bongsor, Black Shark masih nyaman untuk digenggam.

Tak ketinggalan, Xiaomi juga membenamkan baterai berkapasitas 4.000 mAh. Ada juga sistem pendinginan yang sengaja ditanam oleh Xiaomi untuk menjadikan perangkat ini tidak mengeluarkan panas yang berlebih ketika digunakan dalam waktu yang lama.

Harga: US$ 477 (Rp6,9 juta – 6 GB/64 GB) & US$ 557 (Rp8 juta – 8 GB/128 GB)
Nubia Red Magic

Jika Xiaomi terpacing oleh Razer, Nubia justru terpancing oleh Xiaomi. Kedengarannya memang lucu. Ya! Nubia, produsen smartphone yang berada di bawah bendera ZTE juga merilis smartphone gaming yang diberi nama Nubia Red Magic.

Smartphone yang dirilis pada bulan April 2018 lalu hadir dengan bodi berwarna hitam dengan aksen merah. Ada juga lampu LED pada bagian belakang perangkat sehingga memperlihatkan Nubia Red Magic sebagai smartphone gaming sesungguhnya.

Informasi tambahan untuk kalian, Nubia juga mengemas bodi smartphone ini dengan graphite yang dipercaya mampu meredam suhu panas yang dihasilkan oleh sejumlah komponen yang ada. Untuk otaknya, Nubia mempercayakan Snapdragon 835.

Memang sangat disayangnya, Nubia hanya membenamkan chipset unggulan lawas milik Qualcomm. Padahal jika mereka terpancing oleh Xiaomi untuk menghadirkan smartphone gaming yang lebih powerfull, seharusnya chipset yang dipasang adalah Snapdragon 845.

Untuk urusan RAM dan ROM, Nubia Red Magic dibekali pilihan RAM 6 GB dan 8 GB, serta ROM 64 GB dan 128 GB. Ada juga GPU Adreno untuk menopang kinerja grafisnya serta baterai berkapasitas 3.800 mAh sebagai catu dayanya.

Nubia Red Magic datang dengan layar LTPS IPS LCD

berukuran 6 inci dan memiliki resolusi FullHD+. Aspek rasio smartphone ini juga sudah kekinian, yakni 18:9 dengan kerapatan mencapai 402 ppi. Layar smartphone ini juga sudah diproteksi dengan Dinorex T2X-1.

Harga: US$ 370 (Rp5,3 juta – 6 GB/64 GB) & US$ 445 (Rp6,4 juta 8 GB/128 GB)
ASUS ROG Phone

Seperti yang kalian tahu, ASUS punya sub-brand ROG yang memang fokus untuk menghadirkan perangkat gaming, mulai dari notebook hingga aksesoris. Merasa tertantang untuk menghadirkan perangkat gaming yang lebih portabel, ASUS pun menelurkan ASUS ROG Phone.

Ya! Pabrikan perangkat teknologi asal Taiwan ini memperkenalkan ROG Phone di sela-sela gelaran Computex 2018 yang digelar pada bulan Juni 2018 lalu. Kehadiran ROG Phone mampu menghipnotis banyak gamer, apalagi mereka yang menunggu-nunggu kehadiran smartphone ini.

Membawa DNA ROG yang dimplementasikan di laptop gaming, ASUS juga meramu ROG Phone dengan dukungan hardware yang tak kalah menarik. Biar lebih ngacir, Snapdragon 845 dipercaya sebagai otak utama dari ROG Phone yang dipadukan GPU Adreno 630.

RAM yang disematkan juga tak kalah mengejutkan,

8 GB yang disandingkan dengan storage berkapasitas 128 GB/256 GB. Tak hanya menarik di sisi jeroannya, ASUS juga memanjakan mata para gamer dengan layar AMOLED 6 inci FullHD+. Layarnya juga mendukung refresh-rate 90 Hz dan dukunagn HDR.

Pengalaman ASUS dalam menciptakan perangkat untuk bermain game juga perlu diancungi jempol. Hal ini pun mereka perlihatkan dengan menghadirkan ROG Phone yang ditemani dengan empat aksesoris terpisah. Tentu saja, keempatnya berguna untuk menopang ROG Phone agar bisa digunakan lebih optimal.

sumber :

https://galleta.co.id/death-move-apk/

Bocoran Lengkap Harga, Fitur, dan Spesifikasi iPhone Terbaru 2018

Bocoran Lengkap Harga, Fitur, dan Spesifikasi iPhone Terbaru 2018

Bocoran Lengkap Harga, Fitur, dan Spesifikasi iPhone Terbaru 2018

 

Bocoran Lengkap Harga, Fitur, dan Spesifikasi iPhone Terbaru 2018

Bocoran Lengkap Harga, Fitur, dan Spesifikasi iPhone Terbaru 2018

Bulan September 2017 lalu Apple benar-benar membuat kejutan dengan memperkenalkan iPhone X. Punya desain baru dan sudah ditopang dengan keamanan biometrik kebanggan milik Apple, Face ID. Fitur keamana tersebut membuat iPhone X tampil tanpa Home Button.

Sementara iPhone X mulai bergerak ke arah yang baru, iPhone 8 dan iPhone 8 Plus yang diperkenalkan secara bersamaan juga datang dengan desain yang disempurnakan. Keduanya dipoles oleh Apple sehingga benar-benar berbeda dengan desain iPhone yang sudah dikenal selama sepuluh tahun terakhir.

Pada tahun ini, Apple pun sudah bisa dipastikan akan kembali merilis iPhone terbarunya. Berbeda dengan tahun lalu, Apple diperkirakan tidak lagi merancang iPhone terbarunya itu dengan desain seperti iPhone 8 dan iPhone 8 Plus.

Artinya, semua model iPhone 2018 yang akan diperkenalkan lebih condong mengadopsi desain iPhone X. Tidak ada Home Button dan memaksimalkan fitur Face ID. Ya! Diperkirakan akan ada tiga model iPhone terbaru yang akan diperkenalkan oleh Apple di tahun 2018 ini. Dan inilah bocoran lengkapnya!
Tiga model sekaligus

Berdasarkan sejumlah bocoran yang beberapa bulan belakangan ini terus bergulir di internet, Apple memang diperkirakan akan merilis tiga model iPhone 2018. Ketiga model tersebut adalah iPhone 5,8 inci, iPhone 6,5 inci, dan iPhone 6,1 inci.

Desas-desusnya, model iPhone terakhir yang disebutkan, yakni iPhone 6,1 rumornya akan menjadi iPhone yang dijual dengan harga paling terjangkau. Atau sejumlah analis menyebutnya, inilah “budget smartphone” yang ditawarkan oleh Apple guna bertarung di kelas menengah.

Sedangkan dua model lainnya, iPhone 5,8 inci dan iPhone 6,5 inci akan ditempatkan sebagai smartphone flagship yang siap bertarung dengan sejumlah perangkat yang sudah ada atau sedang dipersiapkan oleh sejumlah pabrikan, seperti Samsung Galaxy S9, S9+, Huawei P20 Pro, LG G7 ThinQ, dan Galaxy Note9.

Besar kemungkinan, iPhone 6,1 inci akan datang dengan nama iPhone 9 atau iPhone SE Plus. Sedangkan dua model iPhone 2018 lainnya banyak penyebutan. Ada yang menyebutnya iPhone 11 dan iPhone 11 Plus atau iPhone X dan iPhone X Plus. Ada juga yang menyebutkan iPhone X2 dan iPhone X2 Plus.
Ukuran dan resolusi layar bervariasi

Bisa dikatakan iPhone 5,8 inci sangat berperan besar untuk menggantikan iPhone X yang diperkenalkan pada bulan September 2017 lalu. Oleh karena itu, besar kemungkinan smartphone ini akan datang dengan kepadatan layar yang sama, yakni 458 ppi.

Sedangkan ukuran yang lebih besar, yakni 6,5 inci akan datang sebagai iPhone X Plus dan memiliki kepadatan layar antara 480 hingga 500 ppi. Keduanya akan dikemas dengan layar OLED multi-sentuh yang sudah mendukung HDR dan 3D Touch yang dipasarkan oleh Apple sebagai Super Retina HD.

Berbeda dengan iPhone 5,8 inci dan iPhone 6,5 inci, iPhone 6,1 inci hanya akan dilengkapi dengan layar LCD yang memiliki kepadatan antara 320 hingga 330 ppi. Selanjutnya, Apple akan memasarkannya sebagai layar Retina HD yang hanya disokong kemampuan HDR tanpa adanya 3D Touch.

Guna memaksimalkan layar LCD yang terpasang ke dalam iPhone 6,1 inci, Apple juga digosipkan telah menggandeng perusahaan asal Jepang, yakni Nichia yang telah berhasil mengembangkan teknologi LED backlighting jenis baru yang hanya membutuhkan konektor lebih kecil dan disebut sebagai chip LED 0,3t.

Konektor ini sering kali berkaitan erat dengan bezel bagian bawah pada smartphone berlayar LCD. Chip LED 0,3t memang memiliki konektor yang lebih kecil daripada LED 0,4t. Oleh sebab itu, besar kemungkinan iPhone 6,1 inci akan memiliki bezel bawah lebih besar dibandingkan iPhone 5,8 dan 6,5 inci.
Apple Pencil dan layar 120 Hz

Tak hanya sibuk mempersiapkan iPhone terbaru, sejumlah analis juga menyebutkan bahwa Apple sedang mempersiapkan iPad terbaru yang bakal hadir di tahun ini. Menariknya, iPad 2018 akan datang dengan Apple Pencil. Sangat menarik bukan?

Namun kejutan tak hanya berhenti sampai disitu. Ya! Apple juga disebut-sebut akan melengkapi iPhone terbarunya yang muncul di tahun ini dengan Apple Pencil. Diperkirakan, hanya iPhone 5,8 inci dan iPhone 6,5 inci yang akan dilengkapi dengan Apple Pencil.

Sudah bisa ditebak, jika rumor ini benar-benar diimplementasikan oleh Apple, inilah salah satu cara yang dilakukan oleh perusahaan asal Cupertino, Amerika Serikat tersebut untuk menjegal pemasaran Galaxy Note9 buatan Samsung.

Namun sejumlah pengalaman yang pernah diungkap oleh banyak orang, Apple Pencil akan berfungsi optimal jika dipasangkan dengan layar 120 Hz, seperti iPad Pro misalnya. Pertanyaannya, apakah Apple nantinya akan mengemas iPhone 5,8 inci dan iPhone 6,5 dengan layar 120 Hz.

Tentu saja, kemungkinan itu sangat terbuka lebar. Seperti yang kita ingat, Apple pernah menurunkan True Tone yang sebelumnya mengalir pada iPad Pro ke iPhone. Kedatangan layar 120 Hz tentunya juga sangat diidam-idamkan oleh para gamer dan para pengembang aplikasi berbasis Augmented Reality alias AR.
Warna lebih berani

iPhone X memperkenalkan Face ID generasi pertama. Sedangkan kedatangan tiga model iPhone terbaru di tahun ini, Apple akan membawa Face ID generasi kedua yang lebih optimal. Terkait dengan itu, Apple juga akan membuat poni pada iPhone 2018 sedikit lebih kecil ketimbang yang ada pada iPhone X.

Apple juga sudah berkomitmen soal pengisian daya secara nirkabel. Oleh karena itu, tak sedikit yang berharap bahwa Apple akan memuat fitur tersebut ke dalam dua model unggulannya, yakni iPhone 5,8 inci dan iPhone 6,5 inci.

Sehubungan dengan itu, kedua model iPhone tersebut juga diduga kuat akan dirancang dengan panel belakang kaca yang dipadukan baja tahan tahan karat. Sedangkan iPhone 6,1 inci juga akan memiliki panel belakang yang sama, hanya saja diadukan dengan material alumunium.

Hingga saat ini, bocoran soal warna hanya baru ada pada iPhone 6,1 inci. Disebut-sebut, Apple akan meramu iPhone 6,1 inci dengan banyak warna pilihan, mulai dari Blue, Red, Grey, White, dan Orange. Sedangkan warna untuk iPhone 5,8 inci dan iPhone 6,1 inci masih misterius.

Namun, bocoran yang diungkap oleh analis TF International Securities, Ming-Chi Kuo sangat menarik. Disebutkan, Apple masih akan meramu dua model iPhone flagship yang dikembangkannya, yakni iPhone 5,8 inci dan iPhone 6,1 inci dengan warna-warna standar, yakni Silver, Black dan Gold.

Selain itu, Apple juga tak akan berhenti untuk menciptakan iPhone dengan warna merah atau yang mereka masukkan ke dalam edisi Red Product. Jadi besar kemungkinan, nantinya kalian akan juga menemukan iPhone 5,8 inci, iPhone 6,1 inci dan iPhone 6,5 inci dengan warna merah darah.
Pakai tiga kamera?

iPhone X yang datang dengan dukungan kamera 12 MP aperture f/1.8 sebagai lensa utama + 12 MP aperture f/2.4 sebagai lensa telephoto sudah lebih dari cukup untuk menyajikan foto yang memiliki kualitas terbaik. Dukungan Quad LED True Tone flash juga mampu memberikan nilai tambah.

Tentu saja, kedatangan kedua iPhone 2018 yang masuk ke dalam kelas flasgship diharapakan memiliki dukungan kamera belakang yang lebih baik. Diperkirakan, iPhone 5,8 inci akan memiliki dua kamera belakang, sedangkan iPhone 6,5 akan mempunyai tiga kamera belakang.

Sementara itu, iPhone 6,1 inci yang

datang sebagai “budget smartphone” hanya akan ditopang dengan kamera tunggal di bagian belakang. Lantas, bagaimana dengan besaran resolusi yang bakal diadopsi oleh ketiganya?

Sayangnya tak banyak yang mengungkap mengenai hal ini. Hanya saja ada yang menarik terkait dengan pemberitaan belakangan ini yang menyebutkan bahwa Sony yang juga pemasok lensa untuk iPhone telah memperkenalkan IMX586.

Lensa kamera smartphone terbaru milik Sony ini akan memiliki resolusi hingga 48 MP Quad Bayer 2×2 piksel array. Pada dasarnya, lensa ini adalah penerus dari sensor 40 MP yang ada pada Huawei P20 Pro, yang juga mengemas Quad Bayer.

Sony sendiri telah menegaskan bahwa lensa barunya ini akan mulai tiba di smartphone pada awal September 2018. Jadi, tak tertutup kemingkinan jika Apple akan memuat IMX586 ke dalam jajaran iPhone terbarunya yang muncul di tahun ini.

Jika Apple memutuskan menaikkan jumlah megapiksel, Sony memiliki banyak sensor dalam jangkauan Exmore RS-nya yang sesuai. Hal ini juga memberikan kesempatan kepada Apple untuk mengintegrasikan ISP dan kebutuhan komputasinya. Diharapkan resolusi yang akan diadopsi kisaran 16 – 19 MP.

Laporan lainnya juga menyebutkan, bahwa mulai 2019 Apple akan memperkenalkan sensor TrueDepth 3D ke kamera belakang untuk meningkatkan AR. Hal ini juga akan memberikan efek kamera tambahan, seperti Portrait Mode dan Animoji yang lebih optimal.

Tak tertutup kemungkinan teknologi tersebut akan dikembangkan lebih cepat sehingga nantinya bisa dimuat ke dalam model iPhone 2018 yang akan diperkenalkan. Sedangkan untuk kamera depannya, diharapkan Apple mau untuk mengadopsi kisaran 12 MP sehingga lebih baik untuk Group FaceTime.
Chipset Apple A12

Spekulasi yang beredar, Apple akan memperkenalkan generasi selanjutnya dari SoC A-Series, yakni Apple A12. Diperkirakan, SoC terbarunya ini akan dimuat ke dalam iPhone 5,8 inci dan iPhone 6,5 inci. Lantas, bagaimana dengan iPhone 6,1 inci?

Dengan A11 Bionic, rasanya masih lebih dari cukup untuk menjadi otak iPhone 6,1 inci. Namun, apakah Apple benar-benar akan menggunakan chipset lawasnya tersebut untuk budget smartphone-nya itu? Kita tunggu saja hingga smartphone tersebut benar-benar meluncur.

Baru-baru ini dugaan iPhone 2018 dengan iOS 12 juga telah muncul di Geekbench. Meskipun keasliannya masih diragukan, yang cukup menarik dalam benchmark tersebut prosesor yang terpasang memiliki clock speed 2,49 GHz.

Tentu saja, SoC A12 juga akan membawa lebih banyak peningkatan. ISP-nya juga akan memberikan banyak keuntungan pada sektor kamera, seperti autofokus yang lebih cepat, pemprosesan piksel dan perangkat keras yang mampu mengurangi noise lebih signifikan.

Demikian pula, peningkatan A12 neural engine diharapkan mampu meningkatkan kinerja Face ID. SoC A12 juga diharapkan datang dengan GPU internal Apple generasi ke-2. Jika hasil Geekbench adalah benar, kinerjanya lagi-lagi akan menjadi yang terdepan di kelasnya.

Tak hanya disokong dengan SoC terbaru, dua model flagship iPhone 2018 juga diharapakan memiliki RAM jumbo, setidanyak 4 GB seperti yang diperlihatkan pada daftar Geekbench. Sementara untuk penyimpanan internalnya memiliki kapasitas mulai dari 256 GB hingga 512 GB.
Baterai dan perkiraan harga

Seperti yang ada pada iPhone X,

kemungkinan Apple akan tetap melanjutkan penggunaan dua sel baterai pada iPhone 5,8 inci dan iPhone 6,5 inci. Sedangkan pada iPhone 6,1 inci, Apple kemungkinan akan menerapkan satu sel baterai.

Laporan lainnya menyebutkan, Apple juga sedang merancang chip Power Management sendiri yang kemungkinan akan dimuat ke dalam jajaran iPhone 2018. Hal ini sengaja dilakukan agar Apple bisa mengurangi ketergantungan pada pemasok utama, yakni Dialog Semiconductor.

Chip buatan Apple ini nantinya tak hanya bertugas mengelola masa pakai baterai, tetapi juga terkait dengan proses pengisian daya hingga melakukan pemantauan daya dengan cara yang lebih modern. Tahun lalu, dengan merancang GPU sendiri, Apple berhasil mendapatkan banyak keuntungan.

Tentu saja, chip Power Management ini diharapkan bisa saling mendukung dengan SoC A12. Dengan begitu, jajaran iPhone 2018 yang akan diperkenalkan nanti bisa memiliki baterai yang berkualitas dan lebih optimal dalam pemakaiannya.

Apple pada tahun lalu juga telah memperkenalkan secara resmi AirPower. Inilah solusi yang terbilang inovatif yang disajikan oleh Apple untuk memberikan kemudahan dalam pengisian daya secara multi-perangkat.

Terkait dengan hal itu, pengisian secara nirkabel pada iPhone yang diperkenalkan tahun lalu dibatasi pada 7,5W. Standar Qi sudah mendukung hingga 15W. Pertanyaannya, apakah Apple akan melengkapi iPhone 2018 dengan AirPower yang mendukung pengisian 15W?

Apple sendiri juga digosipkan telah

mempersiapkan charger 18W yang akan disertakan dengan penjualan iPhone 2018 nanti. Jadi bukan sebuah kebetulan jika itu bisa lebih dari mampu untuk menyalakan Apple AirPower.

Soal harga, analis Ming-Chi Kuo pada bulan April lalu pernah menegaskan bahwa Apple akan menawarkan strategi harga “lebih agresif” untuk ketiga model iPhone yang akan diperkenalkan pada tahun ini. Ditawarkan dengan harga lebih tinggi juga akan membawa sedikit masalah bagi Apple.

Oleh karena itu, Apple harus benar-benar memperhitungkan segalanya. Diperkirakan, iPhone 5,8 inci akan dibanderol mulai dari US$800-US$900 (Rp12 jutaan) dan iPhone 6,5 inci akan dibanderol mulai dari US$900-US$1.000 (Rp14 jutaan). Paling murah, iPhone 6,1 inci, yakni mulai dari US$600-US$700 (Rp10 jutaan).

sumber :

https://galleta.co.id/accuweather-platinum-apk/