ALE Dukung Transformasi Digital Menuju E-Government

ALE Dukung Transformasi Digital Menuju E-Government

ALE Dukung Transformasi Digital Menuju E-Government

ALE Dukung Transformasi Digital Menuju E-Government

TRANSFORMASi digital memerlukan medium yang mampu mengubah sesuatu menjadi data. Salah satu yang terpenting bagi perusahaan adalah keberadaan mesin pemindai (scanner) yang mampu mengubah dokumen menjadi data lunak yang lebih mudah dikelola.

Menyadari kebutuhan pengarsipan dokumen berbasis digital tersebut, PT. Fujitsu Indonesia menghadirkan scanner terbaru dengan nama ScanSnap iX1500. Scanner terbaru dari ScanSnap series Fujitsu itu telah mengalami peningkatan dari sisi desain, fungsi, dan perangkat lunak.

Country Head Fujitsu Indonesia Odi Susilo Handoko mengatakan, kehadiran ScanSnap iX1500 juga untuk menjawab kebijakan pemerintah yang telah menerbitkan peta jalan menuju revolusi industri keempat atau Making Indonesia 4.0. Ia pun mengklaim, ScanSnap iX1500 yang dilepas ke pasar dengan harga kisaran Rp11 juta itu merupakan scanner pintar.

“Scanner ini lebih pintar karena memiliki teknologi AI (artificial intellegent, kecerdasan buatan) dalam mesin scanner iX1500. Jadi dia bisa memahami kebiasaan dari pengguna untuk kemudian memudahkan dalam proses scanning,” katanya di Jakarta, Selasa (19/3).

Baca juga : Multipolar Technology Sajikan Solusi Hybrid IT dari HPE

Implementasi AI dalam Scanner iX1500 akan melakukan adaptasi terhadap

kebiasaan penggunanya seperti mengenali dokumen, menyarankan judul dokumen, dan terus belajar beradaptasi karena juga tersematkan teknologi mesin pembelajar (machine learning) dalam scanner tersebut.

Untuk koneksi pemindaian dokumen, iX1500 juga sudah mendukung koneksi secara nirkabel melalui jaringan internet (wi-fi). Melalui layar sekitar 4 inchi dalam perangkat keras iX1500, pengguna juga dapat mengatur profiling dokumen yang akan dipindai, baik dipindai dalam bentuk microsoft word, pdf, maupun gambar berformat JPEG.

Scanner Product Manager PT. Fujitsu Indonesia Geotama Riamputra mengatakan, ScanSnap iX1500 dibangun melalui 3 elemen penting, yaitu kemudahan (simplicity), pengendalian (control), dan kolaborasi (collaboration).

“Kami berusaha menciptakan proses yang efisien hanya dengan satu kali

sentuh sehingga pengguna dapat menjalankan fungsi-fungsi dasar seperti pengaturan dan konfigurasi wi-fi melalui custom profil mereka sendiri dan berbagi dokumen yang telah dipindai ke banyak pengguna,” katanya.

ScanSnap iX1500 di Indonesia didistribusikan oleh PT. Prisma Teknologi Informatika.

Fujitsu menargetkan sebanyak 2.000 unit ScanSnap iX1500 bisa terserap pasar Indonesia tiap tahunnya. Sementara target pasar yang dituju didominasi oleh kalangan usaha kecil menengah (UKM). (RO/OL-8)

 

sumber :

https://apkmod.co.id/

Wildah

    Comments are closed.