Program Makanan Tambahan Siswa Sasar 4000 Anak Sekolah Dasar di Kota Pariaman

Program Makanan Tambahan Siswa Sasar 4000 Anak Sekolah Dasar di Kota Pariaman

Program Makanan Tambahan Siswa Sasar 4000 Anak Sekolah Dasar di Kota Pariaman

Program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekalolah (PMT-AS) Tahun 2016 untuk 34 SD/MI se-Kota Pariaman

bisa mencapai 4000 anak. Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, secara resmi mencanangkan program yang bertuuan mewujudkan insani yang cerdas, berkualitas dan kompotetif, acara sosialisasi di SDN 05 Air Santok Kecamatan Pariaman Timur.

Acara yang dilaksanakan Senin (18/4/16), diharidiri Asisten I Tata Praja Kota Pariaman Khaidir, Ka Perindagkop Kota Pariaman Gusniyetti Zaunit, Ka. BPM-Des Kota Pariaman Lanefi, Camat se-Kota Pariaman, Tim Penggerak PKK Kota Pariaman, Kepala Desa dan Pengurus PKK desa Se-Kota Pariaman dan Kepala Sekolah Dasar yang menerima Progam Pencanangan PMT-AS se-Kota Pariaman serta Ninik Mamak, alim Ulama dan Cadiak Pandai dan Masyarakat Air Santok.

Pada sambuatan walikota dalam hal ini diwakili Asisten I Tata Praja mengatakan “Merupakan Program Nasional yang bersifat lintas sektoral dan telah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dengan melibatkan banyak pihak termasuk orang tua murid dan masyarakat melalui forum koordinasi berjenjang.”

“Program PMT-AS bertujuan meningkatkan gizi anak SD/MI sesuai pedoman tambahan

suplemen makanan yang disajikan bersadarkan hasil alam setempat, penyajian makanan diserahkan kepada pengelola PKK di lingkungan penerima program ini” ujar Khaidir.

“Dan tak kalah pentingnya bagaimana PKK desa mampu membuat kemasan lebih menarik melalui inovasi-inovasi menu jajanan setempat sehingga menambah minat makan anak-anak kita untuk mengkonsumsi makanan tradisional” ungkapnya.

“Asupan gizi makanan tambahan anak-anak SD/MI minimal tercakup energy 300 kalori/5 gr protein agar dapat terwujudkan insani yang cerdas, berkualitas dan kompotetif di Kota Pariaman.” tambahnya

“Pemerintah desa selaku leading sektor program PMT-AS mampu mengkoordinir pelakasanaan prosesi

kegiatan ini nantinya, monitoring dan evaluasi asupan gisi dan faktor kesehatan akan dilakukan Pemko Pariaman secara kontinue dengan melibatkan Ahli Gizi Dinas Kesehatan sekaligus sebagai persiapan dalam menghadapi lomba PMT-AS Tingkat Provinsi Sumatera Barat.” paparnya

Secara detail beliau juga menjelaskan “Penyaluran Dana PMT-AS diberikan kepada siswa setingkat SD/MI dengan sasaran 4000 siswa, dimana asupan makanan tambahan tersebut dianggarkan masing-masing Rp 3.500,-/siswa dan dilaksanakan secara priodik sebanyak 62 kali.” tutupnya

Berdasarkan sumber data BPM-Des sebagai pelaksana program PMT-AS tahun 2016 terdiri dari 11 SD/MI di Kecamatan Pariaman Utara dengan jumlah sasaran 179 siswa, 7 SD/MI di Kecamatan Pariaman Tengah dengan sasaran 842 siswa, 7 SD/MI di Kecamatan Pariaman Selatan sebanyak 977 siswa dan di Kecamatan Pariaman timur paling besar 1002 siswa dari 9 SD/MI.

Diakhir acara rombangan disuguhkan berbagai jenis makanan hasil elaborasi PKK-Des dengan bahan hasil alam Kota Pariaman, kemudian masing-masing calon penerima penyaluran dana PMT-AS mempresentasikan makanan tambahan tersebut ke ketua rombongan dengan penuh semangat

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/O1LUuC66i1A7j6q

Beri Kuliah Umum di STMIK-AMIK Dumai, Gubri Bahas Soal Perusahaan

Beri Kuliah Umum di STMIK-AMIK Dumai, Gubri Bahas Soal Perusahaan

Beri Kuliah Umum di STMIK-AMIK Dumai, Gubri Bahas Soal Perusahaan

Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman mendapat kesempatan memberikan kuliah umum

di kampus STMIK-AMIK Dumai, akhir pekan ini, Ahad (26/3/2017). Saat berdialog dengan para mahasiswa, pria yang akrab disapa Andi Rachman itu menyoroti pentingnya kerjasama antara perguruan tinggi dan perusahaan-perusahaan yang ada.

Para mahasiswa sempat curhat kepada Gubri terkait banyaknya perusahaan di Riau khususnya Dumai yang mempekerjakan tenaga kerja dari luar Riau. Padahal di Riau juga tersedia banyak tenaga kerja.

Gubri menyebut bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sebenarnya sudah pernah mengeluarkan Perda

yang meminta perusahaan-perusahaan yang ada di Riau untuk memprioritaskan dan mempekerjakan tenaga kerja asal Riau.

“Tapi kadang memang perusahaan perlu tenaga kerja yang punya keahlian khusus, sehingga mau tidak mau kalau tidak tersedia di Riau, perusahaan harus mengambil dari luar,” ucap Gubri.

Untuk itu ke depan, Gubri menyarankan agar dijalin kerjasama yang baik antara perguruan tinggi

dengan perusahaan-perusahaan yang ada. Selain untuk melakukan transfer of knowledge juga agar pihak perusahaan mengetahui dengan baik potensi-potensi yang ada di suatu perguruan tinggi. “Kan bisa saja ahli-ahli dari perusahaan itu diundang sebagai dosen tamu,” sarannya.

Pada kesempatan itu, Gubri juga mengajak para mahasiswa dan seluruh civitas akademika STMIK-AMIK Dumai untuk bersama-sama menyukseskan Visi Riau 2020. Azam Riau untuk menjadi pusat perekonomian dan budaya Melayu di Asia Tenggara harus terwujud.

“Sebagai generasi muda, jangan sampai kita lupa dengan budaya kita. Budaya Melayu sebagai soko guru di Bumi Lancang Kuning harus sama-sama kita jaga dan lestarikan,” tegas Gubri seraya meminta agar para mahasiswa membiasakan diri untuk berpantun sebagai salah satu tradisi dalam budaya Melayu. Apalagi pantun sudah diusulkan oleh Pemprov Riau ke Unesco sebagai warisan budaya tak benda.

Di akhir acara, Gubri sempat membagi-bagikan buku karangannya tentang pariwisata Riau berjudul “Riau The Homeland of Melayu, Apa dan Bagaimana Pariwisata Riau”

 

Baca Juga :

 

 

SMP Tuah Negeri Pekanbaru Buka Lowongan Pengajar

SMP Tuah Negeri Pekanbaru Buka Lowongan Pengajar

SMP Tuah Negeri Pekanbaru Buka Lowongan Pengajar

Mencari info lowongan kerja khususnya di Pekanbaru, kini ada kesempatan buat anda.

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tuah Negeri Pekanbaru sedang membutuhkan tenaga kerja untuk ditempatkan pada posisi berikut.

Tenaga Pengajar atau Guru

– Matematika Fisika

– IPA

– Indonesia PKN

– IPS

Persyaratan

– Pria/ Wanita

 

– Pendidikan lulusan Si dibidangnya.

 

Penempatan di Sekolah SMP Tuah Negeri Pekanbaru. Bagi yang berminat segera menghubungi kontak berikut, Miss Neneng (0823 8551 7775) SMP TUAH NEGERI PEKANBARU. Gg. Irian No.22, Kedungsari, Sukajadi, Kota Pekanbaru.

 

Bagi anda yang membutuhkan informasi tentang lowongan kerja terbaru, nantikan informasi

selanjutnya hanya di Bertuahpos.com yang akan memberitakan lowongan perkerjaan terbaru dan terupdate setiap harinya

 

Sumber :

https://www.tripadvisor.com/Profile/ojelmandiri

Ujian Berbasis Komputer Sulitkan Guru Tua di Rohil

Ujian Berbasis Komputer Sulitkan Guru Tua di Rohil

Ujian Berbasis Komputer Sulitkan Guru Tua di Rohil

Ujian Kompetensi Guru (UKG) yang berbasis komputer dianggap

oleh sebagian guru-guru tua (senior) di Rokan Hilir, menyulitkan mereka.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu guru yang tidak ingin disebutkan namanya kepada kru bertuahpos.com.

“Ujian pakai komputer ini agak menyulitkan bagi kami apalagi guru

tua seperti kami. Kami guru tua ini belajar komputer merupakan sesuatu yang asing,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut Kadisdikbud Rohil, H M.Rusli Syarif menganggap hal tersebut harus dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru.

“Suka tidak suka itu harus dilakukan. Kalau tidak kita semakin ketinggalan

, itu dilakukan untuk kompetensi guru,” ujarnya, Sabtu (08/4/2017).

M. Rusli juga menambahkan bahwa dalam mengatasi mengenai kesulitan penggunaan komputer oleh guru tua, pihaknya terus melakukan pelatihan bagi semua guru.

“Untuk mengatasi masalah itu (kesulitan penggunaan komputer) kita sudah melakukan pelatihan bagi guru – guru,” tambahnya.(

 

Sumber :

http://ahmadali.wagomu.id/e107293.html

HUBUNGAN PENGORGANISASIAN

HUBUNGAN PENGORGANISASIAN

HUBUNGAN PENGORGANISASIAN

Adalah bahwa hasil dari pengorganisasian adalah organisasi yang merupakan sebagai alat, tempat / wadah manajer untuk melakukan kegiatan – kegiatan dalam mencapai tujuan bersama.

2 BAGIAN DASAR DALAM ORGANISASI :
1. Bagian – bagian / departeman / divisi
2. Hubungan – hubungan :
a. Hubungan garis
b. Hubungan fungsional
c. Hubungan staff
d. Hubungan koordinasi

BEBERAPA KONSEP PENGERTIAN PENGORGANISASIAN

1.GR.TERRY
Pengorganisasian adalah tindakan mengusahakan hubungan – hubungan kelakuan yang efektif antara orang – orang, sehingga mereka dapat bekerjasama secara efisien, dan dengan demikian memperoleh kepuasan pribadi dalam hal melaksanakan tugas –tugas tertentu dalam kondisi likungan tertentu guna mencapai tujuan atau sasaran tertentu.

2.KOONTZ & DONNELL
Fungsi pengorganisasian manajer meliputi penentuan golongan kegiatan – kegiatan yang diperlukan untuk tujuan – tujuan perusahaan, pengelompokan kegiatan tersebut kedalam suatu bagian yang dipimpin oleh seorang manajer serta melimpahkan wewenang untuk melaksanakannya.

3.SP HASIBUAN
Pengorganisasian adalah suatu proses penentuan, pengelompokan dan pengaturan bermacam – macam aktifitas yang diperelukan untuk mencapai tujuan, menempatkan orang – orang pada setiap aktifitas, menyediakan alat – alat yang diperlukan, menetapkan wewenang yang secara relatif didelegasikan kepada setiap individu yang akan melakukan aktifitas tersebut.

ASPEK PENTING YANG DAPAT DIRUMUSKAN DARI KONSEP TERSEBUT :
1.

Adanya kelompok orang yang bekerjasama.
2. Adanya tujuan tertentu yang akan dicapai.
3. adanya pekerjaan yang akan dikerjakan.
4. Adanya penetapan dan pengelompokan pekerjaan.
5. Adanya wewenang dan tanggungjawab.
6. adanya pendelegasian wewenang.
7. Adanya hubungan kerjasama satu sama lain.
8. Adanya penempatan orang – orang yang akan melakukan pekerjaan.
9. Adanya tata tertib yang harus ditaati.

UNSUR – UNSUR PENGORGANISASIAN.
1. Sebagai wadah / tempat untuk bekerjasama.
2. Proses kerjasamauntuk mencapai tujuan.
3. Tugas dan kedudukan masing – masing sangat jelas.
4. adanya tujuan tertentu.

PROSES PENGORGANISASIAN
1. Penentuan sasaran yang ingin dicapai.
2. penentuan jenis kegiatan – kegiatan.
3. Pengelompokan kegiatan – kegiatan.
4. Pendelegasian wewenang.
5. Menentukan jumlah personal pada setiap departemen.
6. Uraian tugas ( job discreption )
7. Menentukan tipe organisasi ( garis, fungsional )
8. Membuat bagan organisasi.

Baca Juga : 

PENGORGANISASIAN

PENGORGANISASIAN

PENGORGANISASIAN

Adalah merupakan fungsi dari manajemen, yang merupakan proses dalam mengatur manusia, tugas, wewenang dan tanggung jawab dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

FUNGSINYA PENGORGANISASIAN :
1. Mengatur orang – orang.
2. Mengatur kegiatan dalam perusahaan
3. Mengadakan pembagian kerja. ( uraian tugas )
4. Menempatkan orang – orang dalam departemen.
5. Menetapkan batasan – batasan wewenang

TINDAKAN PIMPINANAN :
1. Merencanakan struktur organisasi.
2. Mengadakan departementasi kegiatan dalam perusahan.
3. Mengadakan pendelegasian wewenang agar dapat melaksanakan tugas yang dibebankan.

ORGANISASI :
•Merupakan hal yang statis yang menggambarkan pola – pola, skema, bagan yang menunjukan garis – garis perintah, dan hubungan yang ada.
•Suatu system kerjasama yang terkoordinasi antara manusia dalam mencapai tujuan bersama.
•Struktur tata pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja dari orang – orang dalam mencapai tujuan bersama.

Sumber : https://icanhasmotivation.com/

Jenis – jenis Kerjasama Tim

Jenis – jenis Kerjasama Tim

Jenis – jenis Kerjasama Tim

Jenis –jenis kerjasama tim terdiri dari 6 (enam) bagian, antara lain: (Daft,

2003:171)

1.) Tim Formal
Tim formal adalah sebuah tim yang dibentuk oleh organisasi sebagai bagian dari struktur organisasi formal.

2.) Tim Vertikal
Tim vertikal adalah sebuah tim formal yang terdiri dari seorang manajer dan beberapa orang bawahannya dalam rantai komando organisasi formal

3.) Tim Horizontal
Tim horizontal adalah sebuah tim formal yang terdiri dari beberapa karyawan dari tingkat hirarki yang hampir sama tapi berasal dari area keahlian yang berbeda.

4.) Tim dengan Tugas Khusus
Tim dengan tugas khusus adalah sebuah tim yang dibentuk diluar organisasi formal untuk menangani sebuah proyek dengan kepentingan atau kreativitas khusus.

5.) Tim Mandiri
Tim Mandiri adalah sebuah tim yang terdiri dari 5 hingga 20 orang pekerja dengan beragam keterampilan yang menjalani rotasi pekerjaan untuk menghasilkan sebuah produk atau jasa secara lengkap, dan pelaksanaannya diawasi oleh seorang annggota terpilih.

6.) Tim Pemecahan Masalah
Tim pemecahan masalah adalah biasanya terdiri dari 5 hingga 12 karyawan yang dibayar perjam dari departemen yang sama, dimana mereka bertemu untuk mendiskusikan cara memperbaiki kualitas, efisiensi, dan lingkungan kerja.

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/

Pungutan Uang Seragam Sekolah Diluar Kewenangan

Pungutan Uang Seragam Sekolah Diluar Kewenangan

Pungutan Uang Seragam Sekolah Diluar Kewenangan

Pungutan terhadap siswa yang masuk ke SMKN 1 Soreang oleh koperasi sekolah

, diakui kepala sekolah yang bersangkutan adalah tindakan yang salah. Karena pungutan itu dianggap tidak sesuai dengan perintah dari pihak sekolah dan seolah tindakan koperasi sendiri.
Seiring dengan hal tersebut, pihanyaknya menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua. ’’Itu memang salah, saya juga sempat kaget mengapa koperasi sekolah melakukan hal itu. Padahal kalau mau melaksanakan pengukuran pakaian untuk siswa, ukur saja dan tidak perlu dilakukan pungutan untuk seragam sekolah,’’ ujar Kepala Sekolah SMKN 1 Soreang Ayi Rahmat kepada Soreang Ekspres (Grup Bandung Ekspres) kemarin (8/7).

Diakuinya, sejak ada laporan dari pihak koperasi tentang adanya wartawan memotret

petugas koperasi, dia pun langsung menegurnya. Dia mengatakan, kejadian tersebut jangan sampai terulang karena sekolah akan ditegur instansi berwenang.
’’Kami juga langsung menegur koperasi yang melakukan pungutan itu. Sekali lagi ini kan tidak boleh terjadi karena skeolah baru merapatkan keputusan soal uang pangkal itu hari Rabu. Maka dari itu sekali lagi kami mohon maaf kepada orang tua siswa,’’ ucapnya.
Jumlah siswa yang saat itu dipungut oleh pihak koperasi nyaris seluruhnya menyetorkannya. Namun dari jumlah setoran sebesar Rp 1.375 ribu itu, pembayaran yang dilakukan orang tua siswa bervariasi. ’’Saya saja ketika ada pungutan untuk biaya seragam sekolah dan sejumlah atributnya hanya bayar Rp 800 ribu. Tidak tahu orang tua siswa yang lainnya, apakah memang bayar semua atau bagaimana,’’ terang Budi salah satu orang tua siswa.

Hal senada diakui Ani Kusmawan, yang saat pungutan pakaian untuk seragan memberikannya

sesuai dengan tagihan dari kopearsi. ’’Saya bayar Rp 1.375 ribu karena saya fikir sekalipun belum ada keputusan tapi pasti harus bayar seluruhnya. Makanya saya bayarkan lunas saja,’’ ujarnya
Dalam rapat orang tua siswa yang dipimpin Asep Rumana, ditegaskan dari uang pangkal yang diajukan kepada orang tua siswa muncul anggaran sebesar Rp 6.550 ribu. Karena uang pangkal itu dirasakan memberatkan, akhirnya diturunkan menjadi Rp 6.250 ribu. ’’Kami telah merapatkannya dengan para orang tua siswa yang dihadiri juga oleh kepala sekolah, bahwa uang pembangunan yang dibebankan kepada siswa menjadi Rp 6.250 ribu dari tawaran sebelumnya Rp 6.550 ribu.,’’ terang Asep dihadapan para orang tua siswa.
Uang pembangunan sebesar itu hanya bisa dilakukan pembayarannya secara langsung 60 persennya di muka. Dan sisanya ditunggu sampai dengan Desember mendatang.
Sebelumnya, diberitakan bahwa siswa SMK Negeri 1 Soreang tahun ajaran 2015-2016 ditarik uang pembelian seragam sekolah sebesar Rp 1.375.000. Hal itu dilakukan koperasi sekolah tanpa ada kordinasi dengan kepala sekolah. Sehingga perbuatan koperasi itu dinilai menyalahi aturan, karena belum adanya keputusan komite dan sekolah terkait biaya yang dibebankan kepada siswa tahun ajaran baru itu

 

Baca Juga :

Guru Honorer Terancam PHK

Guru Honorer Terancam PHK

Guru Honorer Terancam PHK

Kebijakan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dengan menambah kuota siswa untuk sekolah

negeri lebih dari 50 persen, dinilai Forum Komunikasi Guru Honorer (FKGH) Kota Bandung akan merugikan sekolah-sekolah swasta. ’’Data yang ada pada kami, jumlah siswa baru yang diterima pada PPDB 2015 untuk SMP, SMA dan SMK mencapai 40.100 orang. Jika dirata-ratakan, ada 14 rombel per sekolah,’’ kata Ketua FKGH Yanyan Herdiyan saat melakukan unjuk rasa di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, kemarin (14/7).

Dengan kondisi demikian pihaknya memastikan bila kesempatan guru honorer untuk mendapatkan sertifikasi hanya menjadi sebuah mimpi belaka. Pasalnya, kesempatan untuk meraih Tunjangan Prestasi Guru (TPG) atau sertifikasi dihitung melalui jumlah jam mengajar.

’’Otomatis akan menghilangkan kesempatan TPG atau sertifikasi lantaran jumlah jam mengajar menjadi syarat mutlak dan tiga tahun ke depan, eksistensi sekolah swasta itu akan hilang. Ini berarti sekira 7.000 guru honorer swasta akan kehilangan pekerjaannya,’’ kata dia.

Oleh sebab itu, FKGH menilai kebijakan orang nomor satu di Kota Bandung ini harus dilawan

lantaran dianggap tidak adil dan melawan hukum. Salah satu cara di antaranya adalah menuntut adanya transparasi sistem IT PPDB dan penjelasan soal siswa yang diterima di jalur akademik, afirmasi dan jalur lainnya.

’’Untuk lainnya kita meminta hentikan penambahan titipan atau tambahan di luar jalur PPDB yang resmi. Kadisdik juga harus mundur karena telah dua tahun berturut-turut gagal melaksanakan PPDB,’’ ujar Yanyan.

Jika tuntutan tersebut tak dipenuhi, FKGH berjanji akan menempuh jalur hukum

dengan menggugat Kadisdik Kota Bandung dan Wali Kota Bandung. Lebih lanjut Yanyan sempat menjelaskan mengatakan kebijakan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk menambah kuota siswa baru di sekolah negeri menyebabkan cukup banyak sekolah swasta kekurangan siswa baru.

Yanyan menjelaskan, di SMA YWKA Bandung contohnya. Baru tercatat 10 siswa baru yang mendaftar karena 15 lainnya mengundurkan diri akibat kebijakan penambahan kuota di SMA negeri Bandung. SMA YPS Bandung juga mengalami kondisi serupa.

Sedikitnya siswa baru yang masuk ke sekolah swasta ini, lanjut Yanyan, mengancam kesejahteraan guru-guru honorer di sekolah swasta yang kekurangan murid. Yanyan menjelaskan beberapa kemungkinan buruk, seperti pengurangan honor hingga pemecatan, saat ini sedang menghantui para guru honorer di sekolah swasta yang kekurangan siswa baru.

Yanyan juga mempertanyakan sekitar 1.600 calon siswa PPDB jalur afirmasi yang mundur karena kasus pemalsuan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Ridwan sebelumnya mengatakan, pemerataan siswa baru bagi sekolah swasta dapat terdorong dari adanya 1.600 calon siswa yang mundur dan tidak bisa mendaftar ke sekolah negeri tersebut. Akan tetapi, Yanyan mengatakan tidak ada dampak signifikan yang terlihat dalam jumlah siswa baru yang mendaftar ke sekolah swasta.

Oleh karena itu, Yanyan mewakili para guru honorer swasta meminta agar PPDB 2015 Kota Bandung ini dibatalkan. Ia menilai masih ada waktu untuk melakukan pembatalan tersebut. ’’(Dalam peraturan) Ditentukan 10 kelas setiap sekolah. Tetapi sekarang ada yang menambah hampir 100 persen dari jumlah tahun kemarin. Itu artinya pelanggaran,’’ tegas Yanyan.

 

Sumber :

https://www.pesawarankab.go.id/pages/sejarah-trisakti/

Guru Diminta Dewasa Jalankan Tugas

Guru Diminta Dewasa Jalankan Tugas

Guru Diminta Dewasa Jalankan Tugas

Sebagai pendidik, guru diminta bersikap dewasa dalam melaksanakan tugasnya tanpa perlu diperintah lagi.

Pasalnya, setiap guru sudah memiliki tugas pokok dan fungsi masing-masing. Namun kewenangan itu tetap harus melibatkan serta bertanggung jawab kepada kepala sekolah. ’’Ya, hari kedua masuk sekolah, guru di sini sudah pada hadir, tidak perlu ditugaskan lagi, mereka sudah dewasa,” ujar Kepala SD Negeri Ciaro Toni S.Pd di Nagreg kemarin (28/7).
PERTAMA MASUK SEKOLAH
FAJRI ACHMAD NF/BANDUNG EKSPRES
SILATURAHMI: Guru sebagai tenaga pendidik diimbau untuk lebih dewasa dan bertanggungjawab.

Toni mengatakan, dirinya harus menyikapi segala sesuatunya dengan bijak, apalagi dengan jabatannya

sebagai kepala sekolah. Termasuk memahami karakter para guru juga murid. Sehingga, satu sama lain bisa saling memahami. ’’Jangan bawa urusan keluarga masuk sekolah,” singkatnya.

Selama kurun waktu dua tahun memimpin sekolah tersebut, Toni mengklaim, banyak peningkatan, terutama dari fasilitas serta sarana prasarana sekolah dalam menunjang kegiatan belajar-mengajar murid,” serunya.

Di antaranya, rehabilitasi ruang kelas maupun sanitasi. ’’Halaman pun ditata, sehingga murid bisa nyaman dan bermain ketika jeda istirahat. Bahkan demi menjaga kebersihan, sepatu dilarang di pakai ke dalam,” Jadi terawat, selain itu mengajarkan murid bersikap disiplin,” ucapnya.

Disinggung hal lain, Toni menyatakan, bahwa pendaftaran peserta didik baru (PPDB) berlangsung aman dan lancar,

malah mengalami peningkatan. ’’Tahun lalu, kelas 1 hanya 22 orang, sedangkan tahun ini dua hari sudah 30 orang,” sebutnya.

Toni menuturkan, seluruh hal tersebut berkat kepercayaan dari masyarakat yang menitipkan anak-anaknya menimba ilmu di tempat itu. Hanya saja, meningkatnya jumlah murid, beban yang ditanggung juga bertambah. Selain menjaga, sekolah wajib mengawasi anak didiknya selama berada di ruang lingkup sekolah. ’’Kita akan pertahankan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat melalui peningkatan pelayanan kepada murid juga orang tua, supaya lebih baik dan berkembang,” tutupnya

 

Sumber :

https://dcc.ac.id/blog/sejarah-kerajaan-bali/