Memo adalah – Pengertian dan Contoh Memo

Memo adalah - Pengertian dan Contoh Memo

Memo adalah – Pengertian dan Contoh Memo

Memo adalah - Pengertian dan Contoh Memo

Pengertian Memo

Apa itu memo? Secara sederhana, pengertian memo atau memorandum adalah pesan singkat yang berisi saran, arahan, atau penjelasan tentang suatu hal. Dalam  pengertian yang lebih lengkap, memo adalah surat yang digunakan oleh pimpinan untuk menyampaikan pesan singkat berupa permintaan, pemberitahuan, atau hal-hal lain kepada bawahan dalam suatu instansi atau organisasi.

Komponen penting dalam sebuah memo mencakup kepada siapa memo tersebut ditujukan, dari siapa, tentang apa, dan tanggal pembuatan/penulisan memo. Umumnya, penyampaian memo dan nota berasal dari pimpinan kepada pimpinan yang lain (sederajat), atau dari pimpinan kepada pegawai atau karyawan.

Pada umumnya memo ditulis dengan singkat sederhana dengan bahasa yang cepat mudah dipahami. Memo biasanya hanya berlaku untuk komunikasi secara intern dan dibuat dalam keadaan terpaksa sehingga kadang-kadang penulisan memorandum hanya ditulis dengan tulisan tangan tanpa nomor dan cap instansi dan prosesnya di luar prosedur yang ada.

Contoh Memo

Perhatikan contoh memo berikut ini:

Contoh memo:

PT Zakapedia
Jl. Bungung Barania No. 34 Bantaeng

Dari: Direktur
Kepada: Manajer Keuangan

Memorandum

Tolong siapkan laporan keuangan terakhir untuk bahan rapat tanggal 1 Februari 2015.

Bantaeng, 27 Januari 2015
(tanda tangan)

Nur Afdan


Sumber:

https://www.sekolahbahasainggris.co.id/

Pengertian Jurnalistik Menurut Para Ahli

Pengertian Jurnalistik Menurut Para Ahli

Pengertian Jurnalistik Menurut Para Ahli

Pengertian Jurnalistik Menurut Para Ahli

Menurut F. Fraser Bond

dalam bukunya An Introduction to Journalism menyatakan: Journalism ambraces all the forms in which and trough which the news and moment on the news reach the public (jurnalistik adalah segala bentuk membuat berita dan ulasan mengenai berita sampai kepada kelompok pemerhati).

Menurut Onong U. Effendi

 jurnalistik adalah teknik mengelola berita sejak dan mendapatkan bahan Sam pai kepada menyebarluaskannya kepada khalayak. Pada mulanya jurnalistik hanya mengelola hal-hal yang sifatnya informatif saja.

Menurut Roland E. Wolseley dalam Understanding Magazines

jurnalistik adalah pengumpulan, penafsiran, pemrosesan, dan penyebaran informasi umum, pendapat pemerhati, hiburan umum secara sistematis dan dapat dipercaya untuk dapat diterbitkan dalam surat kabar, majalah, atau disiarkan di stasiun televisi.

Menurut Ensikiopedi Indonesia

jurnalistik adalah bidang profesi yang mengusahakan penyajian informasi tentang kejadian dan atau kehidupan sehari-hari secara berkala dengan menggunakan sarana-sarana penerbitan yang ada.


Sumber:

https://www.dosenpendidikan.co.id/

Sistem Perekonomian Dunia

Sistem Perekonomian Dunia

Sistem Perekonomian Dunia

Pengertian Sistem Perekonomian Dunia

1. Pengertian System Ekonomi adalah cara yang dilakukan oleh suatu Negara System perekonomian untuk mengatur ekonominya dalam mencapai suatu tujuan
2. Macam-Macam System Ekonomi

A. System Ekonomi Liberal (Kapitalis)

System Ekonomi Liberal adalah system perekonomian yang menghendaki kebebasan dalam sendi ekonomi. Ciri-ciri system perekonomian LIBERAL (KAPITALIS) :
a.Setiap individu bebas memilih pekerjaan.
b.Setiap individu bebas memiliki alat alat produksi
c.Setiap individu bebas mengadakan persaingan

Kelemahan System Ekonomi Liberal :
1.Tidak ada kekuatan yang dapat melindungi hak kepemilikan.
2.Orang yang tidak mempunyai sumber daya yang dijual akan menderita dan kelaparan.
3.Beberapa produsen akan berusaha memonopoli pasar dengan cara mengurangi persaingan.

B.Sytem Ekonomi Sosialis (Etatisme)

System Ekonomi yang segala bentuk kegiatan ekonomi dikuasai,dikelola, dan di kendalikan oleh Pemerintah Pusat. Negara penganut yaitu RRC, POLANDIA RUMANIA. Ciri-ciri system perekonomiasn Sosialis.
a.Perekonomian diatur dan dikuasai oleh pemerintah.
b.Produksi disesuaikan dengan dan daya beli masyarakatc.Negara memiliki monopoli dalam hal yang menyangkut orang banyak.

Kelemahan Sistem Ekonomi ETATISME(SOSIALIS) :
1.Pengelolaan perekonomian merupakan suatu hal yang rumit.
2.Tidak ada individu yang memiliki sumber daya
3.Tiap tiap individu mempunyai kebebasan yang relatif terbatas dalam membuat ekonomi.

C. Sistem Ekonomi Campuran

System Ekonomi yang memadukan antara system perekonomian LIBERAL dengan KAPITALIS.
Ciri-ciri system perekonomian CAMPURAN :
a.Pemerintah ikut aktif dalam kegiatan ekonomi
b.Hak milik swasta atas alat produksi diakui asalkan penggunanya tidak merugikan kepentingan umum.
c.Pemerintah mengadakan pengawasan dan bimbingan serta bantuan kepada swasta

3. SISTEM PEREKONOMIAN DI INDONESIA.

System perekonomian di Indonesia menganut demokrasi ekonomi.

Ciri-ciri System Perekonomian Demokrasi Ekonomi:
a.Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan.
b.Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.
c.Hak milik perorangan diakui pemanfaatannya, tidak boleh bertebrangan dengan kepentingan masyarakat

Ciri-Ciri yang harus dihindari Demokrasi Ekonomi :

a.Free Fight Liberalisme yaitu eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain
b.Etatisme yaitu dominasi ekonomi oleh Negara yang mematikan potensi dan daya kreasi sektor-sektor ekonomi di luar Negara
c.Monopoli yaitu pemusatan kekuasaan kekuatan ekonomi dalam suatu kelompok yang merugikan masyarakat

Baca Juga :

Permintaan dan Penawran

Permintaan dan Penawran

Permintaan dan Penawran

Permintaan dan Penawaran Secara Lengkap

A. Pengertian Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah jumlah barang atau komoditi yang diminta oleh pembeli untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sosial dalam suatu pasar ekonomi sedangkan penawaran adalah jumlah barang atau komoditi yang akan diproduksi dan ditawarkan untuk dijual dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat sosial dalam suatu pasar ekonomi.

 

B. Hukum permintaan dan Penawaran

Hukum permintaan adalah makin tinggi harga suatu barang, makin sedikit jumlah barang yang diminta dan sebaliknya makin rendah harga suatu barang makin banyak jumlah barang yang diminta. Adanya kenaikan permintaan menyebabkan kenaikan harga pada harga ekuilibrium maupun kuantitas ekuilibrium. Penurunan permintaan akan menyebabkan penurunan harga ekuilibrium maupun kuantitas ekuilibrium.

Hukum penawaran adalah makin tinggi harga suatu barang, makin banyak jumlah barang yang ditawarkan oleh para penjual dan sebaliknya makin rendah harga suatu barang, makin sedikit jumlah barang yang ditawarkan. Kenaikan harga penawaran akan menyebabkan penurunan harga ekuilibrium dan menyebabkan kenaikan kuantitas ekuilibrium. Penurunan penawaran menyebabkan kenaikan harga ekuilibrium dan menyebabkan penurunan kuantitas ekulibrium

Kurva permintaan adalah suatu kurve yang menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang dan jumlah barang tersebut yang diminta oleh para pembeli. Kurve permintaan dibuat berdasarkan data riil di masyarakat tentang jumlah permintaan suatu barang pada berbagai tingkat harga, yang disajikan dalam bentuk tabel.

 

C. Faktor-faktor yang Mempengaruhi

Permintaan seseorang atau suatu masyarakat akan suatu barang ditentukan oleh banyak faktor. Diantara faktor-faktor tersebut yang terpenting adalah :

Harga barang itu sendiri, Harga barang-barang lain yang bersifat substitutif terhadap barang tersebut, Pendapatan rumah-tangga atau pendapatan masyarakat, Selera seseorang atau masyarakat dan Jumlah penduduk.

Fungsi permintaan ( demand function) adalah persamaan yang menunjukkan hubungan antara jumlah permintaan suatu barang dan semua faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Pengaruh Faktor-Faktor Selain Harga Barang Itu Sendiri Terhadap Permintaan

Perubahan permintaan suatu barang yang dipengaruhi oleh faktor-faktor selain harga barang itu sendiri, akan ditunjukkan oleh pergeseran kurve permintaan ke kiri atau ke kanan. Pergeseran ke kiri menunjukkan penurunan jumlah permintaan, sedangkan pergeseran ke kanan menunjukkan peningkatan jumlah permintaan.

 

Kurva Penawaran dan Fungsi Penawaran

Faktor – faktor yang mempengaruhi penawaran :

1. Harga barang itu sendiri
2. Harga barang-barang lain (barang-barang substitusi)
3. Biaya produksi
4. Tujuan-tujuan perusahaan
5. Tingkat teknologi yang digunakan

Kurve penawaran adalah kurve yang menunjukkan hubungan antara tingkat harga barang tertentu dan jumlah barang tersebut yang ditawarkan oleh penjual. Kurve ini dibuat atas dasar data riel mengenai hubungan tingkat harga barang dan jumlah penawaran barang tersebut yang dinyatakan dalam daftar penawaran (tabel penawaran).

Fungsi penawaran adalah persamaan yang menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang ditawarkan oleh penjual dan semua faktor yang mempengaruhinya.

 

D. Penentuan Harga Keseimbangan

Dalam ilmu ekonomi, harga keseimbangan atau harga ekuilibrium adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.

Perilaku Konsumen Adalah

Perilaku Konsumen Adalah

Perilaku Konsumen Adalah

Perilaku Konsumen

Perilaku Konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pengembalian, penggunaan serta pengevaluasi produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah proses pengembalian keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berga jual tinggi proses pengembalian keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

 

Komunikasi dan Perilaku Konsumen Komunikasi merupakan

alat unik yang digunakan para pemasar untuk membujuk para konsumen agar bertindak menurut cara yang diinginkan. Komunikasi terdiri dari beberapa aspek diantaranya dapat berbentuk variable, visual atau kombinasi keduannya. Komunikasi juga dapat merupakan symbol dan menyampaikan arti khusus yang ingin ditanamkan oleh pemasar.

 

Komponen Komunikasi

1. Pengirim yaitu pengirim sebagai pemrakarsa komunikasi, dapat merupakan sumber formal maupun informal. Sumber komunikasi formal mungkin berupa organisasi untuk memperoleh laba maupun nirlaba. Sumber informal mungkin orang tua atau temen yang memberikan informasi atau nasihat mengenai produk.

2. Penerima yaitu komunikasi pemasaran formal cenderung menjadi calon atau pelanggan yang dibidik. Audien perantara dan yang tidak diharapkan juga mungkin menerima komunikasi para pemasar. Contohnya grosir, distributor dan pedagang ritel yang menerima iklan perdagagangan pemasar yang dimaksudkan untuk membujuk mereka agar mau memesan dan mengadakan persediaan barang dagangan.

3. Medium yaitu saluran komunikasi mungkin impersonal atau interpersonal.
4. Pesan yaitu bersifat verbal, nonverbal atau kombinasi keduanya.

Pesan verbal biasanya dapat mencakup informasi produk atau jasanya yang lebih spesifik daripada pesan nonverbal.  Pesan verbal yang digabungkan dengan pesan nonverbal sering memberikan lebih banyak informasi kepada penerima daripada salah satu diantara keduanya.

5. Umpan Balik yaitu komponen yang sangat diperlukan dalam komunikasi interpersonal dan impersonal. Umpan balik yang cepat waktunya memungkinkan pengirim untuk memperkuat, mengubah atau memodifikasi pesan untuk menjamin agar dapat dimengerti sesuai dengan yang dimaksudkan.

Sumber : https://www.murid.co.id/