Organisasi Profesi

Organisasi Profesi

Organisasi Profesi

Organisasi Profesi

 Organisasi profesi merupakan organisasi

yang anggotanya adalah para praktisi yang menetapkan diri mereka sebagai profesi dan bergabung bersama untuk melaksanakan fungsi-fungsi sosial yang tidak dapat mereka laksanakan dalam kapasitas mereka sebagai individu.

Oleh karena itu organisai profesi ini didirikan dengan tujuan agar mereka bisa  bekerja secara bersama-sama.

Tujuan umum dari sebuah organisasi profesi adalah memenuhi tanggung jawabnya dengan standar profesionalismetinggi sesuai dengan bidangnya, mencapai tingkat kinerja yang tinggi, dengan orientasi kepada kepentingan publik.

Kegiatan pokok organisasi profesi adalah menetapkan serta meurmuskan standar pelayanan profesi, standar pendidikan dan pelatihan profesi serta menetapkan kebijakan profesi

Misi utama organisasi profesi adalah untuk merumuskan kode etik dan kompetensi profesi serta memperjuangkan otonomi profesi

Umumnya untuk satu profesi hanya terdapat satu organisasi profesi yang para anggotanya berasal dari satu profesi, dalam arti telah menyelesaikan pendidikan dengan dasar ilmu yang sama

 

Manfaat organisasi profesi:

Menurut Breckon (1989) manfat organisasi profesi mencakup 4 hal yaitu :

*Mengembangkan dan memajukan profesi

*Menertibkan dan memperluas ruang gerak profesi

*Menghimpun dan menyatukan pendapat warga profesi

*Memberikan kesempatan pada semua anggota untuk berkarya dan berperan aktif dalam   mengembangkan dan memajukan profesi

Ada 4 kebutuhan dasar yang harus dipenuhi dalam sebuah profesi, yaitu:

  1. Kredibilitas
  2. Profesionalisme
  3. Kualitas jasa
  4. Kepercayaan

Contoh-contoh organisasi profesi :

  1. Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
  2. Persatuan Insinyur Indonesia (PII)
  3. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)
  4. dan lain-lain.

Sumber : https://pengajar.co.id/

Wildah

    Comments are closed.