Ramaikan Persaingan Smartphone Kelas Menengah, Meizu Luncurkan X8

Ramaikan Persaingan Smartphone Kelas Menengah, Meizu Luncurkan X8

Ramaikan Persaingan Smartphone Kelas Menengah, Meizu Luncurkan X8

Ramaikan Persaingan Smartphone Kelas Menengah, Meizu Luncurkan X8

 

Ramaikan Persaingan Smartphone Kelas Menengah, Meizu Luncurkan X8

Ramaikan Persaingan Smartphone Kelas Menengah, Meizu Luncurkan X8

Pada kesempatan yang sama, selain meluncurkan V8 dan V8 Pro, Meizu juga meluncurkan smartphone baru lainnya

yang bernama Meizu X8. Kehadirannya tentu saja ikut meramaikan persaingan smartphone di kelas menengah. Lantas, bekal apa saja yang dimiliki oleh Meizu X8 untuk berhadapan dengan pesaingnya?

Smartphone ini menawarkan bentang layar seluas 6,2 inch beresolusi Full HD+, dengan aspek rasio layar 18,5:9. Desainnya sendiri terlihat cukup apik dengan tampilan full display khas smartphone jaman sekarang.

Pada sektor fotografi, Meizu X8 dibekali dengan kamera ganda di bagian belakang. Masing-masing kamera tersebut

punya resolusi 12 MP dan 5 MP dengan fitur dual-tone LED flash. Sementara untuk di bagian depan terdapat kamera beresolusi 20 MP yang berfungsi juga sebagai face unlock dengan teknologi AI.

Beralih ke sektor dapur pacu, Meizu X8 diotaki oleh chipset Snapdragon 710 dengan prosesor octa-core. Terdapat beberapa konfigurasi RAM dan ROM yang dimiliki oleh smartphone ini, yakni varian dengan RAM 4 GB + ROM 64 GB, RAM 6 GB + ROM 64 GB, dan RAM 6 GB + ROM 128GB.

Selain itu, smartphone ini berjalan pada OS Android 8.1 Oreo yang dilapisi dengan OS Flyme. Sementara untuk

baterai yang disematkan memiliki daya 3.210 mAh. Smartphone ini sendiri akan mulai dijual pada 15 Oktober mendatang. Untuk harganya, varian RAM 4 GB+ROM 64 GB dibanderol 1598 yuan atau setara dengan 3,4 jutaan rupiah, varian RAM 6 GB+ROM 64 GB dijual seharga 1798 yuan atau setara 3,9 jutaan rupiah, dan varian RAM 6 GB+ROM 128 GB dibanderol seharga 1998 yuan atau dalam rupiah sekitar 4,3 jutaan. Ada tiga pilihan warna yang bisa dipilih yakni Hitam, Putih, dan Biru.

Sumber:

https://intergalactictravelbureau.com/teks-eksposisi/

Huawei MediaPad M5 Lite Resmi Meluncur, Tonjolkan Kualitas Speaker Buatan Harman Kardon

Huawei MediaPad M5 Lite Resmi Meluncur, Tonjolkan Kualitas Speaker Buatan Harman Kardon

Huawei MediaPad M5 Lite Resmi Meluncur, Tonjolkan Kualitas Speaker Buatan Harman Kardon

 

Huawei MediaPad M5 Lite Resmi Meluncur, Tonjolkan Kualitas Speaker Buatan Harman Kardon

Huawei MediaPad M5 Lite Resmi Meluncur, Tonjolkan Kualitas Speaker Buatan Harman Kardon

Salah satu produsen asal Tiongkok, Huawei, kembali meluncurkan sebuah produk baru. Namun kali ini bukan

produk berupa smartphone, melainkan produk berupa tablet. Yap, meskipun pasar tablet kurang bergairah, namun hal itu tidak membuat Huawei berhenti untuk terus meluncurkan tablet baru di pasaran. Nah, untuk kali ini tablet yang diluncurkan adalah MediaPad M5 Lite.

Tablet ini memiliki desain yang bisa dibilang cukup bagus dan terlihat premium. Pasalnya bodinya terbuat dari material logam. Huawei MediaPad M5 Lite mengusung bentang layar seluas 10.1 inch dengan aspek rasio 16:10. Layar tersebut memiliki tingkat resolusi 1920 x 1200 piksel.

Dari sektor performa, Huawei MediaPad M5 Lite mengandalkan prosesor Kirin 659 sebagai otaknya. Tablet ini

ditawarkan dalam dua pilihan konfigurasi RAM dan ROM, yakni model yang punya RAM 3 GB dengan ROM 32 GB, serta model yang punya RAM 4 GB dengan ROM 64 GB.

Selain itu, tablet ini berjalan pada OS 8.0 Oreo yang dibalut dengan tampilan antarmuka EMUI 8.0. Sedangkan untuk kapasitas baterai yang dimilikinya adalah 7.500 mAh. Tak lupa, Huawei juga melengkapi tablet ini dengan M-Pen lite Stylus yang mendukung 2.048 tingkat sensitivitas tekanan. Namun M-Pen lite Stylus tersebut hanya dipasarkan untuk negara tertentu saja.

Fitur paling menarik yang ditawarkan oleh tablet anyar Huawei ini adalah fitur audionya. Bagaimana tidak, Huawei

melengkapi tablet ini dengan empat buah speaker besutan Harman/Kardon. Guna menghasilkan suara 3D surround, empat speaker tersebut lantas dipadukan dengan Huawei Histen 5.0.

Huawei MediaPad M5 Lite ditawarkan dalam dua pilihan warna yaitu Champagne Gold dan Space Gray. Sayang, berapa banderol harganya masih belum diungkap oleh Huawei.

Sumber:

https://intergalactictravelbureau.com/tower-crush-apk/

METRIK FUNCTION ORIENTED

METRIK FUNCTION ORIENTED

METRIK FUNCTION ORIENTED

Normalisasi dilakukan pada fungsionalitas pada aplikasi, tetapi untuk melakukan hal ini, fungsionalitas harus diukur dengan pengukuran langsung yang lain karena fungsionalitas tidak dapat diukur secara langsung. Maka pengukuran dapat dilakukan dengan pengukuran function point. Function point didapat dari penarikan hubungan empiris berdasarkan pengukuran domain informasi software dan perkiraan kompleksitas software.
Domain informasi yang biasa digunakan ada 5 karakteristik, yaitu:
· jumlah input pemakai: setiap input pemakai yang memberikan data yang berorientasi pada aplikasi yang jelas pada perangkat lunak (harus dibedakan dari penelitian yang dihitung secara terpisah) misal: tipe transaksi.
· jumlah output pemakai: setiap output pemakai yang memberikan informasi yang berorientasi pada aplikasi kepada pemakai. Pada konteks ini output mengacu pada laporan, layar, tampilan kesalahan, dsb. Jenis data individual pada laporan tidak dihitung terpisah. misal: report type.
· jumlah penyelidikan pemakai: input online yang mengakibatkan munculnya beberapa respon perangkat lunak yang cepat dalam bentuk output online.
· jumlah file: setiap master logika (pengelompokan data logis yang menjadi suatu bagian dari sebuah database yang besar atau sebuah file terpisah).
· jumlah interface eksternal: semua interface yang dapat dibaca oleh mesin yang digunakan untuk memindahkan informasi ke sistem yang lain

Sekali data telah dikumpulkan, maka nilai kompleksitas dihubungkan dengan masing-masing penghitungan dengan tabel perhitungan sebagai berikut:
Faktor pembobotan

Baca Juga  :

METRIK SIZE ORIENTED

METRIK SIZE ORIENTED

METRIK SIZE ORIENTED

Parameternya adalah ”ukuran” dari software yang dihasilkan. Dapat dilakukan jika ada record atau catatan dari organisasi. Perlu diperhatikan bahwa yang record yang diperlukan adalah keseluruhan aktivitas rekayasa perangkat lunak. Misalnya tabel dibawah ini adalah pengumpulan dari data-data record yang ada dari sebuah organisasi:

atoy1

Dimana LOC (line of code) menunjukkan jumlah baris kode yang dibuat pada masing-masing proyek, misalnya pada kolom pertama, proyek aplha dibuat dengan 12100 baris kode dalam 365 halaman, dikembangakan dengan usaha 24 orang per bulan dengan biaya $168000. Lalu ditemukan kesalahan sebanyak 134 pada proyek sebelum direlease, 29 cacat setelah direlease pada pelanggan, dan ada 3 orang yang bekerja pada pengembangan proyek perangkat lunak alpha.

Untuk pengembangan dari metrik ini, dapat dibuat metrik size oriented baru yang sederhana untuk tiap proyek, misal: kesalahan per baris kode (dihitung ribuan), cacat per baris kode (ribuan), dokumentasi per baris kode (ribuan), kesalahan per usaha, baris kode per usaha, biaya per halaman dokumentasi, dsb.

Metrik ini tidak dapat diterima secara universal karena adanya kontroversi pada penggunaan baris kode sebagai titik ukur. Sebagian yang setuju pada pengukuran LOC menganggap bahwa LOC adalah suatu bukti real dari apa yang dilakukan oleh perekayasa perangkat lunak (dalam konteks ini membuktikan berapa banyak baris program yang ditulis oleh seorang programmer – comment yang ada).

Sedangkan sebagian yang tidak setuju bahwa LOC dijadikan suatu tolak ukur kebanyakan disebabkan alasan ambiguitas dari cara menghitung LOC itu sendiri. Dalam masa-masa awal bahasa pemrograman Assembly, hal ini tidak menjadi suatu masalah karena dalam 1 baris aktual program merupakan 1 baris instruksi, tetapi dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi, dimana pada masing-masing bahasa, untuk menyelesaikan suatu masalah dengan algoritma yang sama pun LOC nya sudah berbeda-beda. Bahkan dalam satu bahasa pemrograman yang sama, untuk menyelesaikan masalah yang sama, LOC nya bisa berbeda jauh tergantung dari algoritma yang digunakan. Hal ini yang membuat banyak sekali kontroversi mengenai LOC sebagai tolak ukur dari sebuah software.

Sumber : https://furnituremebeljepara.co.id/

PENGUKURAN, METRIK, DAN INDIKATOR

PENGUKURAN, METRIK, DAN INDIKATOR

PENGUKURAN, METRIK, DAN INDIKATOR

PENGUKURAN, METRIK, DAN INDIKATOR

PENGUKURAN, METRIK, DAN INDIKATOR

Pengukuran adalah suatu hal pokok bagi disiplin perekayasaan(engineering), tidak terkecuali pada perekayasaan perangkat lunak atau software. Jangkauan luas pengukuran pada perangkat lunak komputer disebut metrik perangkat lunak.
Tujuan diterapkannya pengukuran pada proses perangkat lunak adalah untuk mengembangkan perangkat lunak itu sendiri dengan dasar yang kontinu.
Pengukuran software dalam konteks manajemen software difokuskan pada produktivitas dan metrik kualitas (pengukuran output perkembangan software sebagai fungsi usaha dan waktu yang diaplikasikan serta pengukuran “kesesuaian pemakaian” dari produk kerja yang dihasilkan).

1. PENGUKURAN, METRIK, DAN INDIKATOR

Dalam konteks rekayasa perangkat lunak, mengukur (measure) mengindikasikan kuantitatif dari ukuran atribut sebuah proses atau produk. Pengukuran (measurement) adalah kegiatan menentukan sebuah measure (pengukuran). Dan definisi metriks menurut IEEE adalah “ukuran kuantitatif dari tingkat dimana sebuah system, komponen atau proses memiliki atribut tertentu”.
Pengukuran telah ada jika suatu data-data tunggal telah dikumpulkan (misal: jumlah kesalahan yang ditemukan pada kajian sebuah modul tunggal). Metrik perangkat lunak menghubungkan pengukuran-pengukuran individu dengan banyak cara, misal rata-rata dari jumlah kesalahan yang ditemukan pada setiap kajian.

Rekayasa perangkat lunak mengumpulkan pengukuran dan mengembangkan metrik menjadi sebuah indikator, yaitu sebuah metrik atau kombinasi metrik yang memberikan pengetahuan dalam proses perangkat lunak, sebuah proyek perangkat lunak, atau produk itu sendiri. Fungsinya adalah memberi pengetahuan pada manajer proyek atau perekayasa perangkat lunak untuk menyesuaikan proses, proyek, dan produk agar menjadi lebih baik.

2. PENGUKURAN PERANGKAT LUNAK

Pengukuran langsung dari produk berkaitan dengan deretan kode, kecepatan eksekusi, ukuran memori, dan cacat yang dilaporkan pada suatu periode tertentu. Sedangkan pengukuran tidak langsung dari produk adalah tentang fungsionalitas, kualitas, kompleksitas, efisiensi, realibilitas, kemampuan pemeliharaan, dsb.Dalam kenyataannya, pengukuran perangkat lunak secara objektif akan sulit dilakukan secara langsung karena ada pengaruh-pengaruh seperti individu dalam tim pengukuran, atau tingkat kompleksitas proyek.
Tetapi jika pengukuran dinormalisasi, maka mungkin akan dapat didapatkan metrik perangkat lunak yang memungkinkan perbandingan dengan rata-rata organisasional yang lebih besar.

Sumber : https://galleta.co.id/

Ramco Systems Gandeng CKB Logistics Bikin Digitalisasi Logistik

Ramco Systems Gandeng CKB Logistics Bikin Digitalisasi Logistik

Ramco Systems Gandeng CKB Logistics Bikin Digitalisasi Logistik

PERUSAHAAN global penyedia perangkat lunak berbasis cloud Ramco Systems menggandeng PT. Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) selaku perusahaan penyedia layanan logistik tdi Indonesia, untuk mengimplementasikan sistem Ramco ERP Logistics untuk fase pertama.

Implementasi sistem ini dalam rangka digitalisasi supply chain

(rantai-pasok, finansial, dan operasional gudang, guna mencapai tujuan strategis dalam transformasi digital.

Kesepakatankerja sama Ramco Systems bersama PT. Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) dilakukan pada 18 Februari 2019 di Jakarta. Hal ini menandai tonggak penting dalam perjalanan Ramco di kawasan ini, setelah memasuki pasar Indonesia di tahun 2017.

“Perusahaan-perusahaan logistik harus mendigitalkan operasional mereka untuk mengotomasi proses yang melibatkan banyak data, agar tetap fleksibel dan dapat memenuhi permintaan konsumen yang semakin meningkat. Dengan solusi dari Ramco, kami akan memiliki sistem terpadu yang dapat memusatkan operasional di seluruh organisasi kami, memastikan aliran informasi yang efisien dan otomatis,” kata Presiden Direktur PT. Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) Iman Sjafei, Jumat (22/2/2019), di Jakarta.

“Dengan Ramco, kami berencana untuk meningkatkan proses bisnis kami

dan mendorong efisiensi sistem kami ke tingkat yang lebih tinggi, sesuai dengan visi strategis kami. Saat ini kami telah menyelesaikan fase pertama dari program ini, dan fase-fase berikutnya ditargetkan untuk diimplementasikan pada tahun ini,” sambung Imam.

Ditujukan untuk perusahaan penyedia layanan logistik, freight forwarder dan penyedia layanan logistik pihak ketiga (3PL providers), Logistics Suite multi-fungsi Ramco mencakup modul untuk mengelola finansial, rating and billing, asset serta manajemen transportasi dan pergudangan di CKB Logistics.

Solusi yang juga ditawarkan adalah penggunaan perangkat mobile yang memiliki kemampuan seperti konfigurasi penyimpanan otomatis dan pengambilan otomatis, serta manajemen sumber daya dari hulu hingga ke hilir.

Baca juga : Perusahaan Logistik Berbasis Elektronik

Perangkat mobile ini akan memungkinkan CKB Logistics untuk melacak

pengiriman, menjalankan operasional pergudangan,serta memantau biaya, secara efisien.

 

Baca Juga :

Kebun Anggur Kuno Ditemukan di Israel

Kebun Anggur Kuno Ditemukan di Israel

Kebun Anggur Kuno Ditemukan di Israel

ARKEOLOG baru-baru ini menemukan peninggalan kebun anggur

berusia 1.600 tahun di Nur Zatan, Israel.

Kebun itu dikatakan milik seorang yang kaya-raya dari bangsa Samaria bernama Adios. Samaria ialah kelompok yang pernah berkuasa di Israel.

Mereka antara lain menemukan alat pemeras anggur bertuliskan

bahasa Yunani yang diperkirakan berasal dari abad ke-5.

“Ini ialah alat pemeras anggur kuno kedua yang ditemukan di Israel

. Dilengkapi ukiran yang berkaitan dengan orang Samaria,” ujar Hagit Torge, pemimpin tim arkeolog dari otoritas Israel. (Dailymail/Tes/X-11)

 

sumber :

https://teknosentrik.com/

ALE Dukung Transformasi Digital Menuju E-Government

ALE Dukung Transformasi Digital Menuju E-Government

ALE Dukung Transformasi Digital Menuju E-Government

TRANSFORMASi digital memerlukan medium yang mampu mengubah sesuatu menjadi data. Salah satu yang terpenting bagi perusahaan adalah keberadaan mesin pemindai (scanner) yang mampu mengubah dokumen menjadi data lunak yang lebih mudah dikelola.

Menyadari kebutuhan pengarsipan dokumen berbasis digital tersebut, PT. Fujitsu Indonesia menghadirkan scanner terbaru dengan nama ScanSnap iX1500. Scanner terbaru dari ScanSnap series Fujitsu itu telah mengalami peningkatan dari sisi desain, fungsi, dan perangkat lunak.

Country Head Fujitsu Indonesia Odi Susilo Handoko mengatakan, kehadiran ScanSnap iX1500 juga untuk menjawab kebijakan pemerintah yang telah menerbitkan peta jalan menuju revolusi industri keempat atau Making Indonesia 4.0. Ia pun mengklaim, ScanSnap iX1500 yang dilepas ke pasar dengan harga kisaran Rp11 juta itu merupakan scanner pintar.

“Scanner ini lebih pintar karena memiliki teknologi AI (artificial intellegent, kecerdasan buatan) dalam mesin scanner iX1500. Jadi dia bisa memahami kebiasaan dari pengguna untuk kemudian memudahkan dalam proses scanning,” katanya di Jakarta, Selasa (19/3).

Baca juga : Multipolar Technology Sajikan Solusi Hybrid IT dari HPE

Implementasi AI dalam Scanner iX1500 akan melakukan adaptasi terhadap

kebiasaan penggunanya seperti mengenali dokumen, menyarankan judul dokumen, dan terus belajar beradaptasi karena juga tersematkan teknologi mesin pembelajar (machine learning) dalam scanner tersebut.

Untuk koneksi pemindaian dokumen, iX1500 juga sudah mendukung koneksi secara nirkabel melalui jaringan internet (wi-fi). Melalui layar sekitar 4 inchi dalam perangkat keras iX1500, pengguna juga dapat mengatur profiling dokumen yang akan dipindai, baik dipindai dalam bentuk microsoft word, pdf, maupun gambar berformat JPEG.

Scanner Product Manager PT. Fujitsu Indonesia Geotama Riamputra mengatakan, ScanSnap iX1500 dibangun melalui 3 elemen penting, yaitu kemudahan (simplicity), pengendalian (control), dan kolaborasi (collaboration).

“Kami berusaha menciptakan proses yang efisien hanya dengan satu kali

sentuh sehingga pengguna dapat menjalankan fungsi-fungsi dasar seperti pengaturan dan konfigurasi wi-fi melalui custom profil mereka sendiri dan berbagi dokumen yang telah dipindai ke banyak pengguna,” katanya.

ScanSnap iX1500 di Indonesia didistribusikan oleh PT. Prisma Teknologi Informatika.

Fujitsu menargetkan sebanyak 2.000 unit ScanSnap iX1500 bisa terserap pasar Indonesia tiap tahunnya. Sementara target pasar yang dituju didominasi oleh kalangan usaha kecil menengah (UKM). (RO/OL-8)

 

sumber :

https://apkmod.co.id/

Xiaomi MiBand 2 akan Dirilis Awal Bulan Juni 2016

Xiaomi MiBand 2 akan Dirilis Awal Bulan Juni 2016

Xiaomi MiBand 2 akan Dirilis Awal Bulan Juni 2016

 

Xiaomi MiBand 2 akan Dirilis Awal Bulan Juni 2016

Xiaomi MiBand 2 akan Dirilis Awal Bulan Juni 2016

NGONOO.com – Setelah belum lama merilis Xiaomi Yi 2, Xiaomi kembali akan menghadirnya sebuah perangkat

anyar. Kali ini bukan smartphone ataupun kamera, melainkan perangkat wearable MiBand 2.

Xiaomi mengkonfirmasi kalau mereka akan merilis MiBand 2 awal bulan Juni 2016. Xiaomi memang pernah

medulang sukses pada perangkat terdahulunya MiBand, diklaim penjualan mencapai 6 juta unit saat itu, dan kali ini Xiaomi akan mengulang kesuksesan tersebut dengan menghadirkan MiBand 2.

MiBand 2

Menurut CEO Lei Jun, Xiaomi MiBand 2 akan dirilis pada tanggal 2 Juni dan akan mulai dipasarkan secara global

pada tanggal 7 Juni 2016. Beberapa fitur menarik mengenai wearable device yang satu ini adalah adanya radar pelacak, sensor kesehatan dan beberapa fitur kebugaran yang sebelumnya juga sudah tersedia pada MiBand terdahulu.

Belum ada bocoran lebih lanjut mengenai MiBand 2 ini, kita akan pantau terus perkembangannya. Jangan lupa ketik amin dan dapatkan giveaway menarik dari NGONOO.com ya.

Baca Juga:

 

 

Hadir di Indonesia Redmi Note 3 Dibandrol dengan Harga Rp 2,5 Juta

Hadir di Indonesia Redmi Note 3 Dibandrol dengan Harga Rp 2,5 Juta

Hadir di Indonesia Redmi Note 3 Dibandrol dengan Harga Rp 2,5 Juta

 

Hadir di Indonesia Redmi Note 3 Dibandrol dengan Harga Rp 2,5 Juta

Hadir di Indonesia Redmi Note 3 Dibandrol dengan Harga Rp 2,5 Juta

NGONOO.com – Akhirnya setelah menunggu lama, secara resmi Xiaomi Redmi Note 3 nyampe juga di Indonesia.

Redmi Note 3 adalah salah satu smartphone dengan desain yang sangat menarik, tentunya harganya juga ramah di kantong.

Sedikit mengulas mengenai Xiaomi Redmi Note 3, hape ini memiliki desain stylish dan apik, namun sayang agak

sedikit licin, buat kamu yang suka banget sama hape Xiaomi, setelah mendapatkan Redmi Note 3, kamu bisa langsung membeli softcase atau hardcase biar hapenya gak licin.

Pre-order Xiaomi Redmi Note 3

Xiaomi Redmi Note 3 yang sudah bisa di pre-order hadir dengan chipset Snapdragon 650, RAM 2GB dan internal

storage 16GB. Kamera utama beresolusi 16MP aperture f/2.0 dan kamera selfie 5MP, fitur ultra fast fingerprint sensor juga sudah tersemat pada smartphone Xiaomi Redmi Note 3, semua spek yang cukup mumpuni ini disokong baterai berkapasitas besar yakni 4050mAh.

Nah, buat kamu Mi Fans, Pre-Order Redmi Note 3 sudah bisa dilakukan di Erafone dan Lazada, Pre-order dimulai dari tanggal 30 Mei – 5 Juni 2016. Pembelian selama Pre-Order akan mendapatkan 1 buah Mi LED dan nomor perdana IM3 Ooredoo dengan bonus kuota internet 12GB! Wow, kerenak, banyak promo cashback dan diskon loh selama masa Pre-Order! Jadi jangan sampe ketinggalan ya 😀

Sumber:

https://zalala.co.id/spider-solitaire-apk/