Produsen Traktor Jepang Kedepankan Teknologi Produksi Pertanian

Produsen Traktor Jepang Kedepankan Teknologi Produksi Pertanian

Produsen Traktor Jepang Kedepankan Teknologi Produksi Pertanian

Produsen Traktor Jepang Kedepankan Teknologi Produksi Pertanian

PRODUSEN traktor asal Jepang, Yanmar, belum lama ini meluncurkan dua unit produk terbarunya, YM351A dan YM357A. Kedua unit padat teknologi tersebut mampu meningkatkan produksi pertanian. YM351A yang menghasilkan 51 tenaga kuda dan YM357A dengan tenaga 57 tenaga kuda menyasar sektor pertanian di negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

“Kami perkenalkan solusi terbaru Yanmar untuk membantu para petani

di Asia Tenggara,” ujar Representative Director Yanmar Holdings Co Ltd Takehito Suzuki saat peluncuran YM351A dan YM357A di Bangkok, Thailand, beberapa waktu lalu. Bagi Yanmar, pasar Asia Tenggara sangat penting.

Ini lantaran tingginya populasi dan luasnya lahan pertanian di negara-negara di kawasan tersebut. Apalagi, YM351A dan YM357A yang bermain di kelas menengah efektif membantu sektor pangan dalam menekan biaya dan memaksimalkan pendapatan. “Unit ini dapat meningkatkan kualitas hidup dan memberikan nilai tambah bagi para petani di berbagai wilayah,” kata Yanmar Agribusiness Corporation President Hiroaki Kitaoka.

Baca Juga:

Sesuai Kebutuhan Digital, Jurusan Mechatronic Jadi Jurusan Favorit
Barisan Teknologi Terbaru yang Dibawa vivo untuk APEX 2020

Dengan masuknya seri YM ke pasar traktor Asia Tenggara

yang tengah berkembang, Yanmar siap memberikan sejumlah inovasi untuk pertanian pada abad ke-21 ini menuju peningkatan kualitas gaya hidup serta memberikan nilai tambah bagi para petani di berbagai wilayah,” ungkap Hiroaki Kitaoka.

Dengan mengedepankan inovasi dan teknologi, YM351A dan YM357A diyakini mampu meringankan kerja operator. Banyak petani Asia Tenggara menanam padi di sawah basah dan berbagai tanaman ladang kering, seperti jagung dan tebu.

“Lahan-lahan tersebut biasanya digarap kontraktor yang menginginkan

penggunaan traktor ringan dengan tenaga 50-60 tenaga kuda yang efisien dan andal. Tujuannya, menurunkan biaya operasional dan memaksimalkan pendapatan mereka,” papar Hiroaki.

 

Baca Juga :

Wildah

    Comments are closed.