SMP Nonreguler Bogor Kurang Diminati

SMP Nonreguler Bogor Kurang Diminati

SMP Nonreguler Bogor Kurang Diminati

SMP Nonreguler Bogor Kurang Diminati

Tidak seperti Pe­nerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di lembaga pendidikan reguler yang mem­beludak.

Belasan unit sekolah satu atap dan terbuka tingkat SMP di Kabupaten Bogor sepi pendaftar. Hal tersebut diakui Kepala SMPN 1 Parung, Iip Arifin

Menurut dia, hingga saat ini pihaknya baru menerima tak lebih dari setengah rombongan belajar

(rombel) yang mau bersekolah di SMP Terbuka. “Unit SMPN 1 Parung memiliki program SMP Ter­buka. Di mana daya tampungnya mencakup hingga tiga ruang kelas. Sejak dibukanya PPDB untuk unit SMP Terbuka perteng­ahan Juli kemarin, tidak ada peningkatan pendaftar,” katanya.

Kondisi serupa dialami SMPN Satu Atap (Satap) Ciseeng. Menurut Kepala SMP Satap Ciseeng, Saaji,

jumlah pendaftar ke sekolahnya hanya ada 26 siswa. Mereka kebanyakan peserta didik lulusan SDN Srimurni yang notabene unit induk SMP Satap Ciseeng. Ia pun merasa peminat ini lantaran tidak ada SMP lanjutan yang berada di sekitar wilayahnya. “Untuk menuju SMPN 1 dan 2 Ciseeng jaraknya terlalu jauh. Mayoritas masyarakat lebih memilih memasukkan anaknya ke sini dan secara legalitas statusnya sama-sama negeri,” katanya

 

Sumber :

https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/dNlz/history-of-the-origin-of-the-stone-black-stone

Wildah

    Comments are closed.